alexametrics
30.4 C
Probolinggo
Saturday, 2 July 2022

Tahapan Pilkades Kab Probolinggo Dimulai, Anggaran Belum Cair

KRAKSAAN, Radar Bromo – Sejumlah panitia pemilihan kepala desa (pilkades) di sejumlah desa di Kabupaten Probolinggo, gundah. Tahapan pilkades serentak di 253 desa itu sudah dimulai. Sudah masuk tahap pendaftaran bakal calon kepala desa (bacakades). Namun, sejauh ini anggarannya belum cair.

Keluhan belum cairnya anggaran itu salah satunya diungkapkan oleh Ketua Panitia Pilkades Desa Sokaan, Kecamatan Krejengan, Zainul Hasan. “Hingga saat ini kami belum menerima anggaran pilkades sepeser pun. Belum tahu kapan anggarannya akan cair. Kabarnya percairan itu akan dilakukan usai pertemuan dengan pihak kecamatan. Akan ada pembahasan perihal anggarannya,” ujarnya kemarin (2/11).

Dengan dimulainya tahapan pilkades, kata Hasan, panitia sangat butuh duit. Selama ini pihaknya menggunakan dana talangan untuk memenuhi sejumlah kebutuhan pilkades. “Uang pribadi saya yang dikeluarkan. Seperti pembuatan banner pendaftaran dan woro-woro. Kami berharap segara cair. Agar panitia tidak bingung,” ujarnya.

Terpisah, Kabid Penataan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Probolinggo Nur Rahmad Sholeh mengakui banyak panitia yang mengeluh. Katanya, keluhan itu akan segera berubah, karena anggarannya sudah dicairkan sejak Senin (1/11) sore.

“Sudah, per hari ini (Selasa, Red) sudah masuk ke rekening pemerintah desa. Dimohon agar berkoordinasi denga pj (penjabat) kepala desa dan bendahara desa yang sekaligus sebagai bendahara palihdes (pemilihan desa),” jelasnya.

KRAKSAAN, Radar Bromo – Sejumlah panitia pemilihan kepala desa (pilkades) di sejumlah desa di Kabupaten Probolinggo, gundah. Tahapan pilkades serentak di 253 desa itu sudah dimulai. Sudah masuk tahap pendaftaran bakal calon kepala desa (bacakades). Namun, sejauh ini anggarannya belum cair.

Keluhan belum cairnya anggaran itu salah satunya diungkapkan oleh Ketua Panitia Pilkades Desa Sokaan, Kecamatan Krejengan, Zainul Hasan. “Hingga saat ini kami belum menerima anggaran pilkades sepeser pun. Belum tahu kapan anggarannya akan cair. Kabarnya percairan itu akan dilakukan usai pertemuan dengan pihak kecamatan. Akan ada pembahasan perihal anggarannya,” ujarnya kemarin (2/11).

Dengan dimulainya tahapan pilkades, kata Hasan, panitia sangat butuh duit. Selama ini pihaknya menggunakan dana talangan untuk memenuhi sejumlah kebutuhan pilkades. “Uang pribadi saya yang dikeluarkan. Seperti pembuatan banner pendaftaran dan woro-woro. Kami berharap segara cair. Agar panitia tidak bingung,” ujarnya.

Terpisah, Kabid Penataan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Probolinggo Nur Rahmad Sholeh mengakui banyak panitia yang mengeluh. Katanya, keluhan itu akan segera berubah, karena anggarannya sudah dicairkan sejak Senin (1/11) sore.

“Sudah, per hari ini (Selasa, Red) sudah masuk ke rekening pemerintah desa. Dimohon agar berkoordinasi denga pj (penjabat) kepala desa dan bendahara desa yang sekaligus sebagai bendahara palihdes (pemilihan desa),” jelasnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/