Pemakai dan Pengedar Sabu asal Gending Diamankan

SUDAH DITAHAN: Tersangka Buasan (kiri) dan Rusdianto saat diperiksa penyidik Satreskoba Polres Probolinggo. Pemakai dan pengedar narkoba itu ditangkap di lokasi berbeda. (Polres Probolinggo for Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PAJARAKAN, Radar Bromo – Dua orang dari Kecamatan Gending, diamankan Polres Probolinggo Jumat (2/8). Keduanya terlibat penyalahgunaan narkoba. Dua orang tersebut yakni Buasan, 44, warga Desa Brumbungan Lor dan Rusdianto, 48, warga Desa Pajurangan. Mereka diamankan dari dua lokasi berbeda.

Iptu Sujilan, kasat Reskoba Polres Probolinggo mengatakan, penangkapan tersebut bermula dari laporan masyarakat. Pihaknya kemudian melakukan penelusuran terhadap informasi itu. “Setelah memastikan kebenarannya, kami langsung melakukan penangkapan,” ungkapnya.

Pria yang pernah bertugas di Jember itu menjelaskan, pihaknya pertama kali melakukan penangkapan terhadap Buasan. Ia adalah pemakai sabu-sabu. Dia ditangkap di sebuah rumah di Desa Jatiadi, Gending, saat hendak memakai barang yang baru dibelinya itu.

“Buasan kami amankan dan langsung kami periksa. Saat itu ia mengatakan mendapatkan barang haram itu dari Rusdianto,” ungkapnya.

Mendapati pengakuan itu, polisi langsung bergegas melakukan penangkapan terhadap Rusdianto. Pengejaran petugas tak butuh waktu lama. Rusdianto yang diketahui sebagai pengedar itu, ditangkap di rumahnya. “Kami amankan tanpa perlawanan. Pelaku mengakui bahwa ia yang mengirim barang,” terangnya.

Rusdianto juga menjelaskan bahwa ia mendapatkan barang dari luar daerah. “Katanya ia bukan mendapatkan dari Probolinggo. Bahkan, dia juga mengatakan bahwa menerima pesanan dari teman-temannya saja,” ungkapnya.

Adapun barang bukti yang diamankan dari tersangka Buasan berupa 1 paket SS; 1 pipet kaca yang diduga berisi SS; satu buah alat hisap atau bong; satu lembar tisu; tiga buah korek api; satu kotak kardus warna cokelat; satu buah handphone warna hitam.

Sedangkan dari Rusdianto hanya berupa 1 (satu) buah handphone warna hitam.

“Keduanya saat ini kami amankan di mapolres untuk kepentingan penyelidikan,” ungkapnya. (sid/fun)