alexametrics
27.5 C
Probolinggo
Saturday, 28 May 2022

Tengah Jalan, Truk Ekspedisi Ini Mendadak Terbakar di Kraksaan

KRAKSAN, Radar Bromo-Pengendara di jalan raya Desa Asembakor, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Kamis siang (3/6) dikagetkan dengan adanya truk yang mendadak terbakar.

Insiden itu terjadi sekitar pukul 11.45. Pertama kali truk terbakar itu diketahui oleh  pengendara motor saat berjalan ke arah timur. Pengendara motor itu melihat bak truk Fuso itu dilalap api.

Seketika itu, pengemudi truk langsung meminggirkan truknya sebelah kanan bahu jalan arah Banyuangi-surabaya.

“Tadi yang tahu pertama itu pengendara motor bahwa ada api yang menyala di truk belakangnya. Kemudian truk langsung menepi ke kanan jalan,” ujar Asfir, salah satu pengendara yang ada di lokasi kejadian.

Truk Fuso yang memiliki bak berwarna biru, dan kepala merah marun itu dikendarai oleh Jumanto, warga Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo. Truk itu terbakar di bagian bak beserta barang muatannya.

Bak truk sendiri diri berisi bermacam-macam barang. Diantaranya konveksi, buku, kitab, tiner dan cat. Barang tersebut dibawa oleh sopir dari dari Surabaya untuk dikirim ke toko-toko di wilayah Kraksaan dan Paiton.

Setelah menurunkan barang di kraksaan, sopir berangkat ke arah timur, menuju Paiton. Sesampai di lokasi, truk fuso tersebut terbakar hebat dibagian baknya.

Saat setelah memarkirkan kendaraanya, sopir truk pun langsung menurunkan sebagian barangnya dibantu pengendara lainya. “Awalnya sopir masih sempat menurukan barangnya di sisi Utara jalan, jalur Surabaya-Banyuwangi. Namun, setelah api membesar ia langsung meletakan kendaraannya di pinggir jalan sebelah kanan atau sisi selatan jalan, karena parkirannya lebih lebar,” ujarnya.

Sementara itu, Kanit Patroli Satlantas Polres Probolinggo, Ipda Arif N.D menjelaskan, insiden itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Ia juga masih belum mengetahui dugaan penyebab terjadinya kebakaran tersebut. “Belum bisa memastikan, mungkin dari percikan mesin atau ada tiner bocor,” ujarnya saat ditemui lokasi kejadian.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, petugas kebakaran sudah melakukan pemadaman sejak api membesar pertama, menggunakan satu unit mobil damkar berkapasitas 3 ribu liter.

Akibat kejadian tersebut arus lalulintas dari Surabaya-Banyuwangi maupun sebaliknya sempat tersendat. Namun begitu, tidak sampai menimbulkan kemacetan yang cukup lama. (mu/mie)

 

 

KRAKSAN, Radar Bromo-Pengendara di jalan raya Desa Asembakor, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Kamis siang (3/6) dikagetkan dengan adanya truk yang mendadak terbakar.

Insiden itu terjadi sekitar pukul 11.45. Pertama kali truk terbakar itu diketahui oleh  pengendara motor saat berjalan ke arah timur. Pengendara motor itu melihat bak truk Fuso itu dilalap api.

Seketika itu, pengemudi truk langsung meminggirkan truknya sebelah kanan bahu jalan arah Banyuangi-surabaya.

“Tadi yang tahu pertama itu pengendara motor bahwa ada api yang menyala di truk belakangnya. Kemudian truk langsung menepi ke kanan jalan,” ujar Asfir, salah satu pengendara yang ada di lokasi kejadian.

Truk Fuso yang memiliki bak berwarna biru, dan kepala merah marun itu dikendarai oleh Jumanto, warga Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo. Truk itu terbakar di bagian bak beserta barang muatannya.

Bak truk sendiri diri berisi bermacam-macam barang. Diantaranya konveksi, buku, kitab, tiner dan cat. Barang tersebut dibawa oleh sopir dari dari Surabaya untuk dikirim ke toko-toko di wilayah Kraksaan dan Paiton.

Setelah menurunkan barang di kraksaan, sopir berangkat ke arah timur, menuju Paiton. Sesampai di lokasi, truk fuso tersebut terbakar hebat dibagian baknya.

Saat setelah memarkirkan kendaraanya, sopir truk pun langsung menurunkan sebagian barangnya dibantu pengendara lainya. “Awalnya sopir masih sempat menurukan barangnya di sisi Utara jalan, jalur Surabaya-Banyuwangi. Namun, setelah api membesar ia langsung meletakan kendaraannya di pinggir jalan sebelah kanan atau sisi selatan jalan, karena parkirannya lebih lebar,” ujarnya.

Sementara itu, Kanit Patroli Satlantas Polres Probolinggo, Ipda Arif N.D menjelaskan, insiden itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Ia juga masih belum mengetahui dugaan penyebab terjadinya kebakaran tersebut. “Belum bisa memastikan, mungkin dari percikan mesin atau ada tiner bocor,” ujarnya saat ditemui lokasi kejadian.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, petugas kebakaran sudah melakukan pemadaman sejak api membesar pertama, menggunakan satu unit mobil damkar berkapasitas 3 ribu liter.

Akibat kejadian tersebut arus lalulintas dari Surabaya-Banyuwangi maupun sebaliknya sempat tersendat. Namun begitu, tidak sampai menimbulkan kemacetan yang cukup lama. (mu/mie)

 

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/