alexametrics
26C
Probolinggo
Friday, 23 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Rehab 3 Puskesmas Terancam Batal, Rencana Ada Refocusing Lagi

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

KRAKSAAN, Radar Bromo – Rencana rehab 3 Puskesmas yang direncanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo terancam batal dilaksanakan. Pasalnya akan ada refocusing anggaran yang nantinya akan digunakan untuk penanganan pandemi Covid-19 yang hingga saat ini masih belum mereda.

Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinkes Kabupaten Probolinggo, Sulung Kusmayadi menyebut, jika rencana tersebut diprediksi batal lantaran anggaran akan dialihkan. Sehingga rencana rehab puskesmas yang telah direncanakan dengan matang, terpaksa ditunda sampai dengan keadaan benar-benar membaik. Supaya rencana dan realisasi dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan.

“Ada informasi jika ada refocusing, jadi rehab puskesmas tidak bisa dilaksanakan tahun ini,” ungkapnya Selasa (2/3).

Disinggung terkait jumlah refocusing anggaran yang akan dilakukan, pihaknya masih belum dapat memastikan. Sebab saat ini masih dalam tahap perhitungan jumlah besaran anggaran yang dibutuhkan untuk lanjutan penanganan pandemi.

Namun demikian pelaksanaan pembangunan masih tetap diupayakan. Salah satunya yakni tetap merealisasikan rencana relokasi Puskesmas Kuripan yang dianggarkan Rp 4 miliar.

Relokasi tersebut dianggap perlu dilakukan, karena luas lahan yang dibutuhkan dengan konstruksi bangunan yang akan dilaksanakan tidak berimbang. Tidak hanya itu konstruksi bangunan yang dianggap sudah tua tidak nyaman bagi pasien yang membutuhkan pengobatan di puskesmas. Dirasa perlu untuk ditingkatkan.

“Hingga saat ini masih diupayakan agar tetap ada pembangunan. Kemungkinan besar nantinya yang akan mempertahankan proyek puskesmas Kuripan. Tapi itu masih dihitung lagi berapa sisa anggaran yang ada,” bebernya.

Sebelumnya 3 Puskesmas yang akan direhab diantarnya adalah Puskesmas Lumbang menggunakan DAK Kementerian sebesar Rp 5 miliar. Puskesmas Krejengan menggunakan dana APBD sebesar Rp 1 miliar dan Puskesmas Curahtulis Tongas dana APBD Rp 600 juta. Rehab tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan pasien. (ar/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

KRAKSAAN, Radar Bromo – Rencana rehab 3 Puskesmas yang direncanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo terancam batal dilaksanakan. Pasalnya akan ada refocusing anggaran yang nantinya akan digunakan untuk penanganan pandemi Covid-19 yang hingga saat ini masih belum mereda.

Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinkes Kabupaten Probolinggo, Sulung Kusmayadi menyebut, jika rencana tersebut diprediksi batal lantaran anggaran akan dialihkan. Sehingga rencana rehab puskesmas yang telah direncanakan dengan matang, terpaksa ditunda sampai dengan keadaan benar-benar membaik. Supaya rencana dan realisasi dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan.

“Ada informasi jika ada refocusing, jadi rehab puskesmas tidak bisa dilaksanakan tahun ini,” ungkapnya Selasa (2/3).

Mobile_AP_Half Page

Disinggung terkait jumlah refocusing anggaran yang akan dilakukan, pihaknya masih belum dapat memastikan. Sebab saat ini masih dalam tahap perhitungan jumlah besaran anggaran yang dibutuhkan untuk lanjutan penanganan pandemi.

Namun demikian pelaksanaan pembangunan masih tetap diupayakan. Salah satunya yakni tetap merealisasikan rencana relokasi Puskesmas Kuripan yang dianggarkan Rp 4 miliar.

Relokasi tersebut dianggap perlu dilakukan, karena luas lahan yang dibutuhkan dengan konstruksi bangunan yang akan dilaksanakan tidak berimbang. Tidak hanya itu konstruksi bangunan yang dianggap sudah tua tidak nyaman bagi pasien yang membutuhkan pengobatan di puskesmas. Dirasa perlu untuk ditingkatkan.

“Hingga saat ini masih diupayakan agar tetap ada pembangunan. Kemungkinan besar nantinya yang akan mempertahankan proyek puskesmas Kuripan. Tapi itu masih dihitung lagi berapa sisa anggaran yang ada,” bebernya.

Sebelumnya 3 Puskesmas yang akan direhab diantarnya adalah Puskesmas Lumbang menggunakan DAK Kementerian sebesar Rp 5 miliar. Puskesmas Krejengan menggunakan dana APBD sebesar Rp 1 miliar dan Puskesmas Curahtulis Tongas dana APBD Rp 600 juta. Rehab tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan pasien. (ar/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2