alexametrics
26C
Probolinggo
Friday, 23 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Perbaikan Median Jalan di Kraksaan Belum Jelas

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

KRAKSAAN, Radar Bromo – Rencana perbaikan taman median yang menjadi pembatas jalan pada lajur timur dengan barat di sepanjang jalan RayaPanglima Sudirman, Kecamatan Kraksaan, masih belum dilakukan. Hal itu disebabkan anggaran pada perbaikan tersebut masih belum dipastikan.

Hal tersebut diungkapkan Kasi Pertamanan Pada Dinas Lingkungan Hidup Himyatul Amanah. “Masih belum bisa dipastikan anggarannya. Takut nantinya terkena Recofusing pada penanganan pandemi Covid-19,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Sejatinya perbaikan taman median tersebut juga telah dianggarkan pada tahun lalu. Pada tahun 2020 lalu, dana Rp 180 juta dialokasikan. Anggaran tersebut sejatinya termasuk pada pembangunan taman batas kota.

Meski telah dianggarkan, pada tahun lalu perbaikan tidak dilaksanakan. Itu karena, anggaran terbut terecofusing pada penanganan Covid-19. Namun begitu, Himyatul menyebutkan bahwa jika anggaran sudah jelas, perbaikannya tentunya akan dilakukan.

“Kalau sudah pasti maka akan segera dilakukan. Namun hingga kini masih belum pasti,” ujarnya.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, sedikitnya kerusakan pada taman median tersebut banyak terjadi di ujung-ujung taman. Penyebab kerusakannya beragam. Mulai dari kecelakaan akibat ditabrak kendaraan, hingga faktor alam. (mu/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

KRAKSAAN, Radar Bromo – Rencana perbaikan taman median yang menjadi pembatas jalan pada lajur timur dengan barat di sepanjang jalan RayaPanglima Sudirman, Kecamatan Kraksaan, masih belum dilakukan. Hal itu disebabkan anggaran pada perbaikan tersebut masih belum dipastikan.

Hal tersebut diungkapkan Kasi Pertamanan Pada Dinas Lingkungan Hidup Himyatul Amanah. “Masih belum bisa dipastikan anggarannya. Takut nantinya terkena Recofusing pada penanganan pandemi Covid-19,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Sejatinya perbaikan taman median tersebut juga telah dianggarkan pada tahun lalu. Pada tahun 2020 lalu, dana Rp 180 juta dialokasikan. Anggaran tersebut sejatinya termasuk pada pembangunan taman batas kota.

Mobile_AP_Half Page

Meski telah dianggarkan, pada tahun lalu perbaikan tidak dilaksanakan. Itu karena, anggaran terbut terecofusing pada penanganan Covid-19. Namun begitu, Himyatul menyebutkan bahwa jika anggaran sudah jelas, perbaikannya tentunya akan dilakukan.

“Kalau sudah pasti maka akan segera dilakukan. Namun hingga kini masih belum pasti,” ujarnya.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, sedikitnya kerusakan pada taman median tersebut banyak terjadi di ujung-ujung taman. Penyebab kerusakannya beragam. Mulai dari kecelakaan akibat ditabrak kendaraan, hingga faktor alam. (mu/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2