Dispendukcapil Kab Probolinggo Masih Punya 18 Ribu Tunggakan e-KTP

DRINGU, Radar Bromo – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Probolinggo, masih memiliki tanggungan 18 ribu rekaman e-KTP yang belum dicetak. Bulan ini, ditargetkan tanggungan itu sudah tercetak semua. Itu setelah Jumat lalu (28/2), Dispendukcapil mendapatkan jatah 16 ribu blangko e-KTP.

Kemarin, ratusan warga pun memenuhi kantor pelayanan Dispendukcapil di Dringu. Mereka hampir semuanya mengurus perekaman dan pencetakan e-KTP. Berbekal surat keterangan (suket) yang dimiliki, mereka antre untuk dicetakkan e-KTP.

Kepala Dispendukcapil Kabupaten Probolinggo, Slamet Riyadi saat dikonfirmasi mengatakan, proses cetak e-KTP yang sudah perekaman, terus dikebut. Pihaknya memiliki stok blangko KTP yang cukup, terutama melayani masyarakat melakukan perekaman. Selain itu, pihaknya juga mencetak e-KTP warga yang sudah lama melakukan perekaman.

”Memang banyak warga yang datang mengurus kependudukan. Terutama mengurus pencetakan e-KTP,” katanya kemarin.

Slamet menjelaskan, tunggakan e-KTP yang sudah perekaman dan belum dicetak sekitar Rp 18 ribu pemohon. ”Stok blangko e-KTP kami rasa cukup. Tunggakan sekitar 18 ribu, namun dapat jatah lagi 16 ribu blangko e-KTP. Kami akan minta kembali jatah blangko dalam waktu dekat,” ungkapnya.

Blanko KTP El diakui Slamet, terus diupayakan untuk diminta ke Kemendagri atuapun Pemprov Jatim. Mengingat tiap harinya ratusan pemohon perekaman baru e-KTP di Kabupaten Probolinggo. ”Kami targetkan bulan ini tidak ada lagi tunggakan e-KTP elektronik yang sudah perekaman tapi belum dicetak. Jadi bulan depan, tinggal melayani pencetakan pemohon e-KTP,” terangnya. (mas/fun)