Bangun Plengsengan Setinggi 50 Meter untuk Cegah Longsor di Tiris

TIRIS, Radar Bromo – Desa Andungbiru di Kecamatan Tiris, sempat dilanda banjir bandang dan longsor. Usai bencana tersebut, Pemkab Probolinggo membangun infrastruktur yang bisa untuk mencegah. Infrastruktur itu salah satunya pelngsengan atau tembok penahan tebing (TPT) setinggi 50 meter.

Minggu (1/3), Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo, Timbul Prihanjoko mengecek kondisi pembangunannya. TPT dibangun menggunakan APBD 2019, di lokasi bencana longsor. TPT itu dinilai cukup ampuh menahan dan mencegah terjadinya bencana longsor.

Kepala BPBD (badan penanggulangan bencana daerah) Kabupaten Probolinggo, Anggit Hermanuadi saat dikonfirmasi mengatakan, di akhir tahun 2018, Kabupaten Probolinggo sempat dilanda bencana banjir bandang dan longsor. Tepatnya di Desa Andungbiru, Kecamatan Tiris.

”Kejadian bencana banjir bandang itu terjadi akhir tahun. Kemudian, penanganan daruratnya dilanjut tahun anggaran 2019,” katanya kemarin.

Saat 2018 silam, ada kakak adik yang menjadi korban akibat bencana longsor. Khawatir longsor kembali terjadi, akhirnya dibangun TPT. Mengingat kondisi tanah pada tebing itu rawan longsor dan menimpa rumah warga.

”Ada tiga titik yang dibangun TPT dengan ketinggian sekitar 50 meter. Kami menilai, dengan adanya TPT itu, bisa mencegah terjadinya bencana longsor serupa. Termasuk tebing di belakang rumah pun dibangun plengsengan,” ungkapnya. (mas/fun)