alexametrics
26.3 C
Probolinggo
Wednesday, 25 May 2022

Target Lahan Asuransi Hanya Naik 10 Hektare

KRAKSAAN, Radar Bromo – Tahun ini target lahan asuransi usaha tani padi (AUTP) dinaikkan. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Probolinggo menaikkan 10 hektare. Sehingga target menjadi 30 hektare.

Kepala Bidang Pelaksana Penyuluhan dan Bina Usaha Tani pada DKPP Arif Kurniadi mengatakan, pihaknya saat ini mendapatkan kenaikan target capaian pada AUTP. Meski begitu, pihaknya optimistis dapat mencapai target tersebut.

“Target tahun lalu adalah 20 hektare. Bertambah 10 hektare tahun ini. Tapi kami tetap yakin dapat mencapai target tersebut,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Bromo, Minggu (2/1).

Ia mengatakan jika keyakinannya dalam mencapai target dilihat dari hasil capaian tahun lalu. Sebab hasil capaiannya pada tahun lalu melebih target.

“Capaian tahun lalu sekitar 290-an hektare yang mendaftar AUTP ini. Jadi sangat jauh melebih target. Sehingga kami optimistis dapat melebihi target kembali tahun ini,” jelasnya.

Masih sama seperti tahun sebelumnya, guna mencapai target, pihaknya masih terus berupaya para petani yang hendak mendaftar AUTP tidak perlu membayar premi sedikitpun.

“Tahun lalu kami cari rekanan untuk dapat membayar sisa preminya. Yakni 20 persen. Sebanyak 80 persennya kan sudah di subsidi dari pemerintah. Jadi kamu upayakan petani tidak bayar apa-apa. Hal itulah yang dilakukan pada tahun lalu, sehingga pendaftarnya melebihi target,” katanya.

KRAKSAAN, Radar Bromo – Tahun ini target lahan asuransi usaha tani padi (AUTP) dinaikkan. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Probolinggo menaikkan 10 hektare. Sehingga target menjadi 30 hektare.

Kepala Bidang Pelaksana Penyuluhan dan Bina Usaha Tani pada DKPP Arif Kurniadi mengatakan, pihaknya saat ini mendapatkan kenaikan target capaian pada AUTP. Meski begitu, pihaknya optimistis dapat mencapai target tersebut.

“Target tahun lalu adalah 20 hektare. Bertambah 10 hektare tahun ini. Tapi kami tetap yakin dapat mencapai target tersebut,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Bromo, Minggu (2/1).

Ia mengatakan jika keyakinannya dalam mencapai target dilihat dari hasil capaian tahun lalu. Sebab hasil capaiannya pada tahun lalu melebih target.

“Capaian tahun lalu sekitar 290-an hektare yang mendaftar AUTP ini. Jadi sangat jauh melebih target. Sehingga kami optimistis dapat melebihi target kembali tahun ini,” jelasnya.

Masih sama seperti tahun sebelumnya, guna mencapai target, pihaknya masih terus berupaya para petani yang hendak mendaftar AUTP tidak perlu membayar premi sedikitpun.

“Tahun lalu kami cari rekanan untuk dapat membayar sisa preminya. Yakni 20 persen. Sebanyak 80 persennya kan sudah di subsidi dari pemerintah. Jadi kamu upayakan petani tidak bayar apa-apa. Hal itulah yang dilakukan pada tahun lalu, sehingga pendaftarnya melebihi target,” katanya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/