alexametrics
28.1 C
Probolinggo
Wednesday, 17 August 2022

Rentan DBD, Blok Hunian Rutan Kraksaan Difogging

KRAKSAAN, Radar Bromo – Ancaman penyakit Malaria dan Demam Berdarah sangat rentan terjadi saat musim hujan. Agar tak mengenai Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rumah tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Kraksaan Rabu (1/12)melakukan fogging.

Fogging dilakukan pada seluruh Blok Hunian WBP. Area kantor dan taman dalam rutan. Utamanya lokasi yang berpotensi menjadi sarang nyamuk. Sehingga potensi berkembangnya jentik nyamuk dapat diminimalisir.

“Kondisi lingkungan Rutan Kraksaan menjadi lembab. Karena itulah populasi nyamuk semakin bertambah. Fogging dilakukan agar potensi penyakit malaria dan demam berdarah bisa diantisipasi,” ujar Kepala Rutan Kelas IIB Kraksaan, Bambang Irawan.

Mulanya, fogging dilakukan pada blok hunian, seluruh sisi blok di fogging. Tidak berhenti disitu, ruangan dan rongga yang lembab tak luput dari fogging. Selesai memfogging blok hunian, dilanjutkan memfogging area kantor dan taman dalam rutan. Drainase tempat penyaluran air pun menjadi sasaran fogging.

“Seluruh titik yang berpotensi menjadi sarang nyamuk kami fogging,” tuturnya.

Saat masuk penghujan, tren kasus Demam Berdarah di Kabupaten Probolinggo cenderung meningkat. Karena itulah pihaknya menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo untuk melaksanakan fogging. Hal ini dilakukan untuk menekan angka kasus yang berpotensi terjadi.

KRAKSAAN, Radar Bromo – Ancaman penyakit Malaria dan Demam Berdarah sangat rentan terjadi saat musim hujan. Agar tak mengenai Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rumah tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Kraksaan Rabu (1/12)melakukan fogging.

Fogging dilakukan pada seluruh Blok Hunian WBP. Area kantor dan taman dalam rutan. Utamanya lokasi yang berpotensi menjadi sarang nyamuk. Sehingga potensi berkembangnya jentik nyamuk dapat diminimalisir.

“Kondisi lingkungan Rutan Kraksaan menjadi lembab. Karena itulah populasi nyamuk semakin bertambah. Fogging dilakukan agar potensi penyakit malaria dan demam berdarah bisa diantisipasi,” ujar Kepala Rutan Kelas IIB Kraksaan, Bambang Irawan.

Mulanya, fogging dilakukan pada blok hunian, seluruh sisi blok di fogging. Tidak berhenti disitu, ruangan dan rongga yang lembab tak luput dari fogging. Selesai memfogging blok hunian, dilanjutkan memfogging area kantor dan taman dalam rutan. Drainase tempat penyaluran air pun menjadi sasaran fogging.

“Seluruh titik yang berpotensi menjadi sarang nyamuk kami fogging,” tuturnya.

Saat masuk penghujan, tren kasus Demam Berdarah di Kabupaten Probolinggo cenderung meningkat. Karena itulah pihaknya menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo untuk melaksanakan fogging. Hal ini dilakukan untuk menekan angka kasus yang berpotensi terjadi.

MOST READ

BERITA TERBARU

/