alexametrics
25.2 C
Probolinggo
Sunday, 26 June 2022

Target Tangkapan Ikan di Kab Probolinggo Kurang 4.530 Ton

DRINGU, Radar Bromo – Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo terus berupaya mengejar target perikanan tangkap yang telah ditargetkan. Hingga bulan September capaian target masih kurang 4.530 Ton.

Kabid Perikanan Tangkap Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Probolinggo Hari Pur Sulistiono mengatakan bahwa realisasi produksi perikanan tangkap telah mencapai 23.121 ton. Sementara tahun ini Dinas Perikanan memiliki target  27.651 ton.

“Tahapan untuk mencapai target sesuai rencana, dari total taget sudah tercapai 83 persen. Sisanya kami kejar di sisa bulan berjalan,” ujarnya.

Pihaknya berupaya mengejar sisa target dengan melakukan sosialisasi dan pembinaan pada nelayan ikan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penggunaan alat tangkap ikan yang dilarang. Sehingga kelestarian ekosistem perairan dapat terjaga dengan baik, dan populasi ikan dapat terkontrol.

“Pendekatan pada nelayan kami lakukan, termasuk mengawasi mereka agar mengggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan. Bukan hanya jenis alat tangkapnya, tapi ukuran jaring yang digunakan jangan sampai ikan kecil ikut tertangkap,” tandasnya.

Menurutnya, realisasi produktifitas perikanan tangkap sangat berpengaruh pada musim. Dimana saat masuk penghujan, jumlah produktifitas dan hasil  tangkapan ikan nelayan lebih banyak dibandingkan saat musim kemarau.

“Produksi ikan laut bergantung pada ketersediaan sumberdaya ikan, metode penangkapan ikan harus bersahabat. Namun dalam kurun waktu 9 bulan tidak ada kendala yang berarti, sehingga capaian target sudah sesuai rencana,” tandasnya. (ar/fun)

DRINGU, Radar Bromo – Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo terus berupaya mengejar target perikanan tangkap yang telah ditargetkan. Hingga bulan September capaian target masih kurang 4.530 Ton.

Kabid Perikanan Tangkap Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Probolinggo Hari Pur Sulistiono mengatakan bahwa realisasi produksi perikanan tangkap telah mencapai 23.121 ton. Sementara tahun ini Dinas Perikanan memiliki target  27.651 ton.

“Tahapan untuk mencapai target sesuai rencana, dari total taget sudah tercapai 83 persen. Sisanya kami kejar di sisa bulan berjalan,” ujarnya.

Pihaknya berupaya mengejar sisa target dengan melakukan sosialisasi dan pembinaan pada nelayan ikan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penggunaan alat tangkap ikan yang dilarang. Sehingga kelestarian ekosistem perairan dapat terjaga dengan baik, dan populasi ikan dapat terkontrol.

“Pendekatan pada nelayan kami lakukan, termasuk mengawasi mereka agar mengggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan. Bukan hanya jenis alat tangkapnya, tapi ukuran jaring yang digunakan jangan sampai ikan kecil ikut tertangkap,” tandasnya.

Menurutnya, realisasi produktifitas perikanan tangkap sangat berpengaruh pada musim. Dimana saat masuk penghujan, jumlah produktifitas dan hasil  tangkapan ikan nelayan lebih banyak dibandingkan saat musim kemarau.

“Produksi ikan laut bergantung pada ketersediaan sumberdaya ikan, metode penangkapan ikan harus bersahabat. Namun dalam kurun waktu 9 bulan tidak ada kendala yang berarti, sehingga capaian target sudah sesuai rencana,” tandasnya. (ar/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/