Masih Banyak Toko yang Buka Larut Malam Meski Aturan Belum Dicabut

KRAKSAAN, Radar Bromo – Pemkab Probolinggo hingga Rabu (1/7) belum mencabut aturan buka-tutup jam malam bagi toko modern. Tetapi, beberapa hari terakhir sudah banyak toko yang melanggar.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo di Kecamatan Kraksaan, beberapa toko modern atau minimarket sepekan terakhir sudah banyak yang melanggar. Namun, belum ada tindakan tegas dari pemkab sesuai edaran bupati.

Selama wabah Covid-19, pemkab sempat mengeluarkan surat edaran (SE) yang mengatur jam buka-tutup toko modern. Bahkan, bila ada yang melanggar, ancamannya adalah pencabutan izin usaha.

Soal itu, Gugus Tugas Penegakan Hukum pada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Probolinggo Aruman mengatakan, pihaknya tidak memungkiri jika SE itu belum dijabut. Karena itu pihaknya melalui petugas di lapangan telah mengimbau para pemilik usaha toko modern untuk menaati SE Bupati itu.

“Personel di lapangan tetap mengingatkan tentang jam operasional dimaksud. Sambil akan dilakukan evaluasi secara bertahap oleh leading sector (Disperindag, Red),” katanya.

Ia juga menjelaskan, pihaknya telah melakukan imbauan secara persuasif. Ketika ada petugas, para pemilik toko atau pegawainya langsung melakukan penutupan.

“Sudah kami lakukan secara persuasif. Kemudian ditutup sendiri oleh pengelola di beberapa tempat pada jam yang sudah ditentukan,” tandasnya.

Saat ditanya apakah ada tindakan tegas dari pihaknya, Aruman menyebut, setiap saat melakukan imbauan, pengelola toko modern diminta untuk menaati SE. Harapannya, mereka bisa tertib dan mengikuti protokol kesehatan.”Tentu akan ada evaluasi dari tim,” jelasnya. (sid/fun)