alexametrics
28.5 C
Probolinggo
Saturday, 21 May 2022

Warga Sukomulyo Pajarakan Sambut Bulan Suci dengan Kirab Obor

PAJARAKAN, Radar Bromo – Kedatangan bulan Ramadan disambut suka cita umat muslim. Di wilayah Kabupaten Probolinggo, ada beragam cara menyambut bulan suci. Seperti yang dilakukan masyarakat Desa Sukomulyo, Kecamatan Pajarakan. Masyarakat di sana menggelar kirab atau pawai obor.

Kirab obor memang biasa dilakukan warga Sukomulyo menjelang Ramadan. Tapi sudah hampir tiga tahun ini tak digelar. Namun baru Kamis (31/3) malam, kirab tersebut kembali digelar.

Kegiatan rutin setiap menjelang bulan suci Ramadan tersebut memang sejak dahulu menjadi budaya. Setiap warga tak melewatkan momen ini. Mulai dari para santri, jamaah musala, pengurus lembaga desa dan kelompok kesenian lokal desa, tumpah ruah.

Tak hanya melakukan kirab obor berkeliling desa. Sejak awal, setiap warga yang mengikuti kirab obor ini wajib melantunkan Salawat Burdah. Kegiatan juga diisi dengan doa bersama guna memohon kepada Allah, agar segala penyakit, bala dan musibah diangkat dari bumi Sukomulyo.

Kepala Desa Sukomulyo, Sulaksono menyebutkan, kegiatan berskala lokal desa ini relatif aman untuk dilakukan. Menurutnya, data dari Puskesmas Pajarakan, tingkat capaian vaksinasi Desa Sukomulyo sudah cukup bagus.

“Dosis pertama mencapai 95 persen untuk dosis 1, 93 persen untuk dosis 2, vaksin anak untuk dosis 1 mencapai 88 persen dan dosis 2 mencapai 79 persen, sedangkan untuk vaksin Lansia, dosis 1 mencapai 81 persen dan dosis 2 mencapai 86 persen,” bebernya.

Sulaksono melanjutkan, kegiatan rutin yang kembali dihidupkan ini disambut antusias masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari jumlah peserta dan beragam asesoris yang dikenakan. Di samping itu mungkin karena masyarakat desa Sukomulyo sudah sangat merindukan rutinitas yang sebelumnya memang sudah membudaya ini.

PAJARAKAN, Radar Bromo – Kedatangan bulan Ramadan disambut suka cita umat muslim. Di wilayah Kabupaten Probolinggo, ada beragam cara menyambut bulan suci. Seperti yang dilakukan masyarakat Desa Sukomulyo, Kecamatan Pajarakan. Masyarakat di sana menggelar kirab atau pawai obor.

Kirab obor memang biasa dilakukan warga Sukomulyo menjelang Ramadan. Tapi sudah hampir tiga tahun ini tak digelar. Namun baru Kamis (31/3) malam, kirab tersebut kembali digelar.

Kegiatan rutin setiap menjelang bulan suci Ramadan tersebut memang sejak dahulu menjadi budaya. Setiap warga tak melewatkan momen ini. Mulai dari para santri, jamaah musala, pengurus lembaga desa dan kelompok kesenian lokal desa, tumpah ruah.

Tak hanya melakukan kirab obor berkeliling desa. Sejak awal, setiap warga yang mengikuti kirab obor ini wajib melantunkan Salawat Burdah. Kegiatan juga diisi dengan doa bersama guna memohon kepada Allah, agar segala penyakit, bala dan musibah diangkat dari bumi Sukomulyo.

Kepala Desa Sukomulyo, Sulaksono menyebutkan, kegiatan berskala lokal desa ini relatif aman untuk dilakukan. Menurutnya, data dari Puskesmas Pajarakan, tingkat capaian vaksinasi Desa Sukomulyo sudah cukup bagus.

“Dosis pertama mencapai 95 persen untuk dosis 1, 93 persen untuk dosis 2, vaksin anak untuk dosis 1 mencapai 88 persen dan dosis 2 mencapai 79 persen, sedangkan untuk vaksin Lansia, dosis 1 mencapai 81 persen dan dosis 2 mencapai 86 persen,” bebernya.

Sulaksono melanjutkan, kegiatan rutin yang kembali dihidupkan ini disambut antusias masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari jumlah peserta dan beragam asesoris yang dikenakan. Di samping itu mungkin karena masyarakat desa Sukomulyo sudah sangat merindukan rutinitas yang sebelumnya memang sudah membudaya ini.

MOST READ

BERITA TERBARU

/