alexametrics
32C
Probolinggo
Friday, 23 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Sudah 3.977 Divaksin, Biar Cepat, Dilanjut di Fasilitas Kesehatan

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

KRAKSAAN, Radar Bromo – Penyuntikan vaksin Sinovac terus dilakukan Kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Probolinggo. Hingga Senin (1/3) sebanyak 3.977 orang telah melaksanakan vaksinasi tahap kedua dosis pertama.

Penyuntikan vaksin tahap kedua menyasar Pelayan Publik di antaranya ASN, TNI, Polri, Pedagang Pasar dan Pelayanan Publik lainnya yang berisiko tertular. Setelah sebelumnya dilakukan di Lantai V Kantor Bupati Probolinggo, di Kraksaan dan Mal Pelayanan Publik di Dringu, pelaksanaan vaksinasi dilanjut di Fasilitas Kesehatan. Hal ini dilakukan sebagai upaya percepatan pelaksanaan dan mempermudah penerima vaksin melakukan penyuntikan sesuai dengan wilayah tempatnya bekerja.

“Terhitung selama empat hari yakni, mulai hari Rabu, Kamis, Jumat pekan lalu. Dilanjutkan Senin sebanyak 3.977 orang sudah selesai melaksanakan penyuntikan vaksin tahap kedua dosis pertama,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes Kabupaten Probolinggo, Mujoko.

Mujoko mengatakan pada pen-dropping-an tahap kedua dosis pertama yang dilakukan pada beberapa waktu lalu. Kabupaten Probolinggo mendapatkan 1.810 vial vaksin. Jumlah tersebut memiliki jumlah sama dengan 18.100 dosis. Ketersediaan jumlah dosis cukup terbatas, oleh karena itu pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur untuk melakukan pengiriman vaksin pada tahap berikutnya.

Penyuntikan vaksin dosis kedua harus segera diberikan kepada penerima setelah 14 hari penyuntikan dosis pertama. “Dosis yang sebelumnya sudah ada, kami maksimalkan. Begitu persediaan dosis menipis, permohonan dropping vaksin akan kami kirim,” tutur Mujoko.

Penyuntikan vaksin saat ini lebih diintensifkan, namun demikian Mujoko mengatakan jika penerapan protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan dengan displin. Penerapan protokol kesehatan yang baik dapat mengurangi penyebaran Covid-19 yang hingga saat ini terus diperangi.

“Vaksinasi dilakukan, protokol kesehatan tetap dilaksanakan. Bersama-sama ikhtiar memerangi pandemi agar cepat berakhir,” bebernya. (ar/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

KRAKSAAN, Radar Bromo – Penyuntikan vaksin Sinovac terus dilakukan Kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Probolinggo. Hingga Senin (1/3) sebanyak 3.977 orang telah melaksanakan vaksinasi tahap kedua dosis pertama.

Penyuntikan vaksin tahap kedua menyasar Pelayan Publik di antaranya ASN, TNI, Polri, Pedagang Pasar dan Pelayanan Publik lainnya yang berisiko tertular. Setelah sebelumnya dilakukan di Lantai V Kantor Bupati Probolinggo, di Kraksaan dan Mal Pelayanan Publik di Dringu, pelaksanaan vaksinasi dilanjut di Fasilitas Kesehatan. Hal ini dilakukan sebagai upaya percepatan pelaksanaan dan mempermudah penerima vaksin melakukan penyuntikan sesuai dengan wilayah tempatnya bekerja.

“Terhitung selama empat hari yakni, mulai hari Rabu, Kamis, Jumat pekan lalu. Dilanjutkan Senin sebanyak 3.977 orang sudah selesai melaksanakan penyuntikan vaksin tahap kedua dosis pertama,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes Kabupaten Probolinggo, Mujoko.

Mobile_AP_Half Page

Mujoko mengatakan pada pen-dropping-an tahap kedua dosis pertama yang dilakukan pada beberapa waktu lalu. Kabupaten Probolinggo mendapatkan 1.810 vial vaksin. Jumlah tersebut memiliki jumlah sama dengan 18.100 dosis. Ketersediaan jumlah dosis cukup terbatas, oleh karena itu pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur untuk melakukan pengiriman vaksin pada tahap berikutnya.

Penyuntikan vaksin dosis kedua harus segera diberikan kepada penerima setelah 14 hari penyuntikan dosis pertama. “Dosis yang sebelumnya sudah ada, kami maksimalkan. Begitu persediaan dosis menipis, permohonan dropping vaksin akan kami kirim,” tutur Mujoko.

Penyuntikan vaksin saat ini lebih diintensifkan, namun demikian Mujoko mengatakan jika penerapan protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan dengan displin. Penerapan protokol kesehatan yang baik dapat mengurangi penyebaran Covid-19 yang hingga saat ini terus diperangi.

“Vaksinasi dilakukan, protokol kesehatan tetap dilaksanakan. Bersama-sama ikhtiar memerangi pandemi agar cepat berakhir,” bebernya. (ar/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2