alexametrics
29C
Probolinggo
Friday, 22 January 2021

Satgas Mulai Antisipasi Klaster Liburan Nataru

KRAKSAAN,Radar Bromo – Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo, mulai mengantisipasi munculnya klaster penyebaran Covid-19 selama libur natal dan tahun baru (nataru). Karenanya, selama sebulan ke depan, mulai hari ini Satgas akan kembali menggencarkan operasi yustisi penegakan protokol kesehatan.

Koordinator Penegakan Hukum Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto mengatakan, operasi yustisi akan dilaksanakan serentak di 24 kecamatan se-Kabupaten Probolinggo. “Sebulan penuh mulai besok, Selasa (1 Desember 2020) untuk antisipasi klaster liburan natal dan tahun baru,” ujarnya.

Ugas mengatakan, bagi yang kedapatan melanggar protokol kesehatan, akan dikenai sanksi social. Rencananya, ada tiga macam sanksi social yang akan dikenakan. Yaitu, membersihkan rumah sakit umum atau Puskesmas terdekat selama 2 jam setiap harinya selama 3 hari.

Satgas juga akan menyita KTP pelanggar dan dikembalikan setelah yang bersangkutan menyelesaikan sanksinya. “Yang memantau dikerjakan atau tidak adalah Satgas kecamatan,” ujarnya.

Ada juga sanksi bersih-bersih makam umum atau kuburan. Tenggak waktunya sama, 2 jam selama 3 hari. Jika bermasker, tapi pemakaiannya tidak benar, maka bisa bersih-bersih di lokasi selama 2 jam. “Yang terakhir itu bentuk sanksi ketiga,” ujar Ugas.

Menurutnya, Sesuai Perbup Nomor 62/2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan, pelanggar bisa dikenai sanksi uang. Denda uang hanya sekali-kali, karena menyesuaikan jadwal sidang pengadilan dan kejaksaan. “Karena untuk sanksi ini bentuknya sidang di tempat,” terangnya. Pihaknya berharap dengan adanya operasi, bisa mengurangi dan memutus mata rantai penularan Covid-19.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo, sampai kemarin tercatat ada 1.600 warga Kabupaten Probolinggo, yang terinfeksi Covid 19 sejak April 2020. Dari angka itu, 93 warga masih menjalani perawatan. Kemudian, 1.415 warga dinyatakan sembuh dan 92 pasien meninggal dunia. (sid/rud/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU