alexametrics
25C
Probolinggo
Wednesday, 27 January 2021

Dari 5 Pendonor, Hanya Dapat 3 Plasma Konvalesen

DRINGU, Radar Bromo – Dari 20 calon donor plasma konvalesen di Kabupaten Probolinggo, hanya 5 calon donor yang lolos screening. Namun, dari 5 calon donor itu hanya 3 orang yang diambil plasma konvalesennya menggunakan alat apheresis di Kabupaten Lumajang.

Hal itu disampaikan Kepala Unit Donor Darah UDD Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Probolinggo, Adi Nugroho. Ia mengatakan, saat ini Kabupaten Probolinggo, baru memiliki 3 plasma konvalesen hasil dari donor. Karena, dari 20 calon donor, hanya 5 orang yang lolos screening dan memenuhi syarat.

“Dari 20 calon donor, hasil titer yang di atas 1/80 hanya 5 orang. Tapi, waktu pengambilan plasma konvalesen di Lumajang, satu orang tidak dapat berangkat karena berhalangan. Kemudian, dari empat orang yang ke Lumajang, itu satu orang tensinya tinggi. Sehingga, hanya 3 orang yang diambil plasma konvalesennya,” katanya, kemarin.

Adi menjelaskan, pasien yang sudah sembuh dari Covid-19, belum tentu memenuhi syarat untuk mendonorkan plasma konvalesen. Meski sudah memenuhi syarat dari usia dan berat badan. Sebab, ada tahap awal screening. Donor yang bisa diambil plasma konvalesennya, mereka yang titernya minimal 1/80.

“Kami berharap makin banyak calon donor plasma konvalesen yang datang. Kemudian, mereka di-screening dan jika memenuhi syarat, baru diambil plasma konvalesennya,” terangnya.

Terapi plasma konvalesen, kata Adi, merupakan salah satu upaya untuk mempercepat penanganan kesembuhan pasien Covid-19. Makin banyak donor plasma konvalesen, makin banyak pula pasien korona yang bisa cepat disembuhkan.

“Dengan adanya terapi plasma konvalesen dapat membantu Pemkab Probolinggo, menurunkan case fatality rate (CFR) angka kematian dari 5,73 persen menjadi 2 persen maksimal. Jadi, tidak ada lagi setiap hari meninggal dunia,” ujarnya. (mas/rud/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU