alexametrics
27.8 C
Probolinggo
Tuesday, 16 August 2022

Rasionalisasi-Sisir Sambungan Ilegal demi Tekan Rekening Biaya PJU

KRAKSAAN, Radar Bromo Tagihan rekening listrik penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten Probolinggo, cukup besar. Setiap bulan mencapai sekitar Rp 2,3 miliar. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo berusaha berhemat menekan tagihannya.

Besarnya tagihan itu diduga karena belum efisiennya penggunaan PJU. Karenanya, dilakukan survei lapangan dan rasionalisasi PJU. Dishub melakukan survei bersama tim PLN untuk memastikan PJU di wilayahnya sesuai dengan data di lapangan.

“Rasionalisasi sebenarnya bertahap dilakukan pada awal tahun lalu. Tapi, dua bulan belakangan ini lebih digencarkan,” ujar Kepala Dishub Kabupaten Probolinggo Taufiq Alami.

Selain itu, sejumlah upaya lain juga dilakukan. Seperti mengganti lampu merkuri menggunakan LED. Serta, mengecek beban-beban yang tak terduga. Hasilnya, banyak sambungan ilegal di sepanjang jalan kabupaten yang juga turut dirapikan. “Ada sambungan yang dilakukan oleh warga semuanya sudah dirapikan. Tagihan Juli sudah turun jadi Rp 1,7 miliar,” ujarnya.

Taufik mengaku masih terus memetakan beban-beban yang tak terduga dan turut menyumbangkan tagihan PJU. “Terus kami lakukan agar rasionalisasi dapat berjalan maksimal, sehingga tagihan juga menjadi berkurang,” ujarnya. (ar/rud)

KRAKSAAN, Radar Bromo Tagihan rekening listrik penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten Probolinggo, cukup besar. Setiap bulan mencapai sekitar Rp 2,3 miliar. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo berusaha berhemat menekan tagihannya.

Besarnya tagihan itu diduga karena belum efisiennya penggunaan PJU. Karenanya, dilakukan survei lapangan dan rasionalisasi PJU. Dishub melakukan survei bersama tim PLN untuk memastikan PJU di wilayahnya sesuai dengan data di lapangan.

“Rasionalisasi sebenarnya bertahap dilakukan pada awal tahun lalu. Tapi, dua bulan belakangan ini lebih digencarkan,” ujar Kepala Dishub Kabupaten Probolinggo Taufiq Alami.

Selain itu, sejumlah upaya lain juga dilakukan. Seperti mengganti lampu merkuri menggunakan LED. Serta, mengecek beban-beban yang tak terduga. Hasilnya, banyak sambungan ilegal di sepanjang jalan kabupaten yang juga turut dirapikan. “Ada sambungan yang dilakukan oleh warga semuanya sudah dirapikan. Tagihan Juli sudah turun jadi Rp 1,7 miliar,” ujarnya.

Taufik mengaku masih terus memetakan beban-beban yang tak terduga dan turut menyumbangkan tagihan PJU. “Terus kami lakukan agar rasionalisasi dapat berjalan maksimal, sehingga tagihan juga menjadi berkurang,” ujarnya. (ar/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/