Tahap Kedua BLT-DD di Kab Probolinggo Tersalurkan Rp 23 Miliar

KRAKSAAN, Radar Bromo – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai sumber Dana Desa (BLT-DD) tahap kedua terus dilakukan oleh setiap desa di Kabupaten Probolinggo. Sampai dengan minggu keempat Juli, telah tersalurkan Rp 23 miliar bantuan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Dana sebesar itu merupakan jumlah global distribusi bantuan yang telah tersalurkan kepada 38.665 KPM di 205 desa. Jumlah nominal penyaluran dana BLT-DD terus bertambah. Sebab ada beberapa desa yang masih melakukan proses pemberian bantuan kepada KPM yang telah terdaftar.

“Dari 325 Desa di Kabupaten Probolinggo, sampai dengan Rabu (29/7) sebanyak 63 persen telah tersalurkan,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Edy Suryanto.

Edy mengatakan jika penyaluran BLT-DD setiap desa tidak sama. Hal ini dipengaruhi oleh tingkat kesiapan desa untuk dalam menyiapkan berkas yang dibutuhkan saat pencairan. Beberapa desa bahkan melakukan verifikasi dan validasi ulang KPM yang terdaftar. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk memberikan data yang akurat. Selain itu musyawarah desa khusus (Musdessus) tetap dijalankan oleh pemerintah desa jika ada perubahan data atau perubahan KPM yang mendapatkan bantuan.

“Semakin lengkap berkas, tentu proses pengajuan pencairan dana untuk BLT-DD akan lebih cepat,” tandasnya.

Pemberian bantuan ini akan terus dilakukan sampai dengan batas waktu yang telah ditentukan selama enam bulan. Dengan nominal bantuan yang berbeda, yakni Rp 600 ribu untuk tiga bulan pertama dan Rp 300 ribu untuk tiga bulan berikutnya. Penyaluran bantuan kepada KPM pun dilakukan dengan menerapkan protokoler kesehatan selama pandemi. (ar/fun)