Cair, Segini Insentif untuk Nakes Tangani Korona di Kab Probolinggo

KRAKSAAN, Radar Bromo – Insentif bagi tenaga kesehatan (nakes) di dua RSUD dan beberapa puskesmas di Kabupaten Probolinggo bakal dicairkan pekan depan. Total insentif nakes untuk dua bulan pertama, Maret–April mencapai sekitar Rp 1,1 miliar.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo dr. Anang Boedi Yoelijanto membenarkan hal itu. Menurutnya, insentif dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk para nakes penanganan Covid-19 sudah cair.

”Anggaran insentif untuk nakes RSUD penanganan Covid-19 sudah cair. Anggaran itu sudah ada di rekening daerah. Tinggal proses pencairannya saja. Direncanakan pekan depan akan dicairkan,” katanya.

Anang menjelaskan, proses pencairan insentif nakes di Kabupaten Probolinggo butuh waktu. Mengingat, nakes di Kabupaten Probolinggo cukup banyak. Mereka tersebar di RSUD Tongas, RSUD Waluyo Jati Kraksaan, dan di beberapa puskesmas. ”Kami lupa jumlah nakes totalnya berapa. Tapi, lebih dari 250 nakes yang dilibatkan,” terangnya.

Anang menjelaskan, insentif itu berlaku untuk pegawai fungsional. Mulai dari perawat hingga dokter spesialis. Sedangkan pegawai administrasi, tidak dapat insentif dari Kemenkes. Tetapi, insentif dari APBD Kabupaten Probolinggo.

”Kalau insentif untuk petugas administrasi atau di luar nakes, sudah dicairkan pekan lalu. Nilainya tiap RSUD yang tahu,” ujarnya. (mas/hn)