alexametrics
29.7 C
Probolinggo
Tuesday, 27 October 2020

Suplai Sapi Luar Daerah Sudah Berhenti, Pengirimnya Juga Takut Korona

KRAKSAAN, Radar Bromo – Suplai sapi dari luar Probolinggo sebelumnya terganggu akibat kapal pengangkut sapi menuju Balai Besar Karantina Pertanian Wilayah Kerja Kalibuntu Probolinggo. Pada bulan ini malah tidak ada sapi yang disuplai. Hal tersebut imbas dari virus korona yang meresahkan para pedagang sapi.

Paramedik Veteriner Balai Besar Karantina Pertanian Wilayah Kerja Kalibuntu Probolinggo Slamet Haryadi mengatakan, sejak Februari akhir sudah tidak ada pengiriman sapi di tempatnya. Hal tersebut diungkapnya disebabkan oleh kesadaran para pedagang sapi dari luar daerah.

“Sudah dua bulan tidak ada pengiriman sapi dari Madura. Alasannya, para pedagang dari Madura mengatakan takut dengan penyebaran virus korona. Sebab, ini hubungannya dengan nyawa katanya. Syukur para pedagang sadar perihal imbauan pemerintah,” ujarnya, Sabtu (28/3).

Slamet –sapaannya- menambahkan, pihaknya tidak mempermasalahkan tidak adanya pengiriman sapi ke tempatnya. Sebab, itu sudah menjadi pilihan para pedang sapi untuk menjaga keamanan dari virus yang meresahkan warga belakangan.

Selain itu, menyikapi penyebaran virus korona sendiri, Slamet mengungkap, pihaknya telah mempersiapkan peralatan antisipasi dan pengenalan virus korona, seperti pengecek suhu badan, hand sanitizer, dan disinfektan.

“Sebenarnya untuk kontrol kesehatan seperti kontroler terhadap virus korona kami lakukan setiap ada kiriman sapi. Dilakukan kepada hewan dan para pedagang yang mengirim. Selain itu, personel yang berjaga juga selalu dilakukan pengecekan. Hanya saja memang kesadaran para pedagang yang menyebabkan dua bulan ini tidak ada suplai sapi,” ujarnya.

Sebelumnya, pada bulan Februari awal, pihaknya hanya menerima kurang lebih 35 berkas pengiriman sapi dari Madura. “Sedangkan untuk pemenuhan kebutuhan sapi di pasaran, pihak kami tidak tahu menahu. Yang jelas, suplai sapi dua bulan ini masih belum ada. Sedangkan untuk waktu pengiriman kami masih belum bisa mengetahui secara pasti,” ujarnya. (mg1/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Maulid Nabi, Buah Impor di Probolinggo Lebih Banyak Diburu

Memasuki Maulid Nabi Muhammad SAW., permintaan buah segar, khususnya buah impor di Kota Probolinggo, meningkat.

15 Desa di Kab Probolinggo Masih Buruh Kiriman Air

Sebagian wilayah di Kabupaten Probolinggo, telah diguyur hujan. Namun, hal ini tidak mempengaruhi ketersediaan sumber air bersih untuk kebutuhan sehari-hari di wilayah terdampak kekeringan.

Pantai Permata Mulai Ramai, Pengunjung Wajib Patuhi Prokes

Libur panjang karena cuti bersama dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW., diperkirakan akan meningkatkan jumlah pengunjung sejumlah destinasi wisata.

SDM Pelaku Wisata di Probolinggo Perlu Ditingkatkan

Potensi wisata di Kabupaten Probolinggo, cukup banyak. Namun, pengelolaannya perlu terus ditingkatkan. Baik secara fisik maupun dari segi SDM pengelola.

Pemkab Probolinggo Ajukan 21 Raperda, Dibahas Tahun Depan

Pemkab Probolinggo, memiliki cukup banyak rancangan peraturan daerah (perda) yang perlu segera dibahas bersama DPRD.