alexametrics
32C
Probolinggo
Friday, 23 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Warga Gending Digigit Ular Berbisa saat Bersih-Bersih Banjir

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

GENDING, Rada Bromo – Niat hati ingin membersihkan material saat banjir menggenang di rumah, Erik Junianto, malah digigit ular di bagian jari tangan kirinya, Minggu (28/2). Alhasil, warga RT 5, RW 02, Dusun Sekolahan, Desa Pajurangan, Kecamatan Gending tersebut, harus mendapat perawatan medis.

Beruntung dalam kejadian tersebut nyawanya tertolong. Sebab dia segera dilarikan ke puskesmas setempat. Namun begitu, akibat gigitan ular tersebut, tangan kirinya bengkak.

Erik Junianto menjelaskan, insiden yang menimpanya terjadi sekitar pukul 05.00. Pagi itu dia hendak membersihkan kayu-kayu kecil yang mengambang di samping rumahnya. Hal tersebut dilakukan guna, aliran air lancar. “Supaya tak menyumbat selokan di belakang rumah. Tapi saat saya pindahkan kayu agak besar, digigit (ular, Red),” ujarnya.

Menyadari dirinya telah digigit ular, ia sontak memanggil warga sekitar. Dengan harapan mendapat pertolongan. Warga kemudian datang dan mengikat tangannya menggunakan kain, hal tersebut dilakukan sebagai upaya agar racun ular tidak menjalar ke seluruh tubuhnya.

“Kemudian saya dibawa ke Puskesmas Gending menggunakan motor. Untuk ular yang menggigit itu ular kecil, warna hijau,” ujarnya sembari terbaring di ruang IGD.

Ia menuturkan, akibat bisa ular, badannya mengalami panas dingin. Beruntung saja tidak mengalami kejang dan pingsan. “Alhamdulilah sudah mendingan setelah mendapat perawatan dan suntikan dari petugas medis,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Puskesmas Gending, Mursid, menjelaskan kalau pihaknya sudah melakukan perawatan dengan baik. Salah satunya dengan melakukan penyuntikan antibisa ular. Sehingga pasien cukup dirawat di puskesmas. Terkecuali, lanjutnya, pasian mengalami keluhan maka akan dirujuk ke rumah sakit.

“Puskesmas Gending sudah menyediakan obat antibisa ular. Dan perawatan sudah dilakukan,” ujarnya.

Banjir sediri terjadi di Desa Pajurangan. Air yang nenggenang wilayah setempat setinggi lutut orang dewasa. Saat banjir, warga sekitar masih melakukan proses evakuasi barang berharga ke tempat yang lebih tinggi hingga siang hari. (mu/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

GENDING, Rada Bromo – Niat hati ingin membersihkan material saat banjir menggenang di rumah, Erik Junianto, malah digigit ular di bagian jari tangan kirinya, Minggu (28/2). Alhasil, warga RT 5, RW 02, Dusun Sekolahan, Desa Pajurangan, Kecamatan Gending tersebut, harus mendapat perawatan medis.

Beruntung dalam kejadian tersebut nyawanya tertolong. Sebab dia segera dilarikan ke puskesmas setempat. Namun begitu, akibat gigitan ular tersebut, tangan kirinya bengkak.

Erik Junianto menjelaskan, insiden yang menimpanya terjadi sekitar pukul 05.00. Pagi itu dia hendak membersihkan kayu-kayu kecil yang mengambang di samping rumahnya. Hal tersebut dilakukan guna, aliran air lancar. “Supaya tak menyumbat selokan di belakang rumah. Tapi saat saya pindahkan kayu agak besar, digigit (ular, Red),” ujarnya.

Mobile_AP_Half Page

Menyadari dirinya telah digigit ular, ia sontak memanggil warga sekitar. Dengan harapan mendapat pertolongan. Warga kemudian datang dan mengikat tangannya menggunakan kain, hal tersebut dilakukan sebagai upaya agar racun ular tidak menjalar ke seluruh tubuhnya.

“Kemudian saya dibawa ke Puskesmas Gending menggunakan motor. Untuk ular yang menggigit itu ular kecil, warna hijau,” ujarnya sembari terbaring di ruang IGD.

Ia menuturkan, akibat bisa ular, badannya mengalami panas dingin. Beruntung saja tidak mengalami kejang dan pingsan. “Alhamdulilah sudah mendingan setelah mendapat perawatan dan suntikan dari petugas medis,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Puskesmas Gending, Mursid, menjelaskan kalau pihaknya sudah melakukan perawatan dengan baik. Salah satunya dengan melakukan penyuntikan antibisa ular. Sehingga pasien cukup dirawat di puskesmas. Terkecuali, lanjutnya, pasian mengalami keluhan maka akan dirujuk ke rumah sakit.

“Puskesmas Gending sudah menyediakan obat antibisa ular. Dan perawatan sudah dilakukan,” ujarnya.

Banjir sediri terjadi di Desa Pajurangan. Air yang nenggenang wilayah setempat setinggi lutut orang dewasa. Saat banjir, warga sekitar masih melakukan proses evakuasi barang berharga ke tempat yang lebih tinggi hingga siang hari. (mu/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2