Cek Sarpras untuk Inventarisir RPH di Kab Probolinggo

DRINGU, Radar Bromo – Target retribusi Rumah Potong Hewan (RPH) tahun ini mengalami kenaikan. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Probolinggo terus berupaya untuk mencapainya. Salah satunya dengan melakukan pengawasan dan pengecekan sarana dan prasana yang ada di RPH.

Kepala DPKH Kabupaten Probolinggo Yahyadi, melalui Kasi Kesmavet Nikolas Nuryulianto, kegiatan yang dilakukan ini bertujuan mengetahui sejauh mana sarana dan prasarana yang telah tersedia di RPH. “Beberapa waktu lalu kami melakukan pengawasan dan pengecekan di RPH Maron dan Krejengan. Kami mengimbau kepada petugas RPH melakukan inventarisir perlengkapan apa saja yang ada saat ini,” ujarnya.

Pengawasan dan pengecekan dilakukan merupakan upaya pencapaian target yang mengalami kenaikan sebesar RP 2 juta dari target tahun sebelumnya. Di mana tahun ini target RPH diusulkan menjadi Rp 170 juta, naik dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 168 juta.

Dalam pengecekan tersebut masih ada beberapa sudut RPH dianggap kurang bersih. Sehingga diberikan imbauan agar RPH harus selalu dijaga kebersihannya dan tidak boleh menimbulkan bau. Karena hal tersebut akan mencemari daging yang akan dipasarkan.

“Keberadaan petugas RPH harus lebih diperhatikan. Petugas harus selalu siap di RPH saat para jagal membawa ternaknya yang akan dipotong,” tuturnya.

Tak hanya pengecekan dan pengawasan yang dilakukan. Pembinaan juga dilakukan kepada petugas RPH. Ini merupakan upaya meningkatkan pengetahuan, agar ketika menjalankan tugasnya dapat dilakukan dengan baik.

“Pembinaan petugas RPH juga kami lakukan untuk menunjang kinerjanya. Terkait dengan sarana dan prasarana petugas RPH harus segera mengusulkan apa saja yang dibutuhkan agar bisa diajukan saat penyusunan RKA tahun berikutnya,” jelasnya. (ar/fun)