alexametrics
26.6 C
Probolinggo
Monday, 26 October 2020

DPC PKB Meradang Gara-gara DPRD Tak Umumkan Pergantian Ketua Fraksi di Rapat

KRAKSAAN – Pengurus DPC PKB Kabupaten Probolinggo dibuat meradang. Penyebabnya, pergantian ketua fraksi partai ini di parlemen, tidak disampaikan pada rapar paripurna yang digelar Rabu (30/1) silam.

Sekretaris DPC PKB Kabupaten Probolinggo Hanafi pun menyebut, sikap DPRD yang tak mengumukan ketua fraksi tersebut, adalah bentuk ketidak profesionalan lembaga legislatif. Pasalnya, rapat paripurna adalah forum resmi yang semestinya diketahui oleh banyak pihak.

Menurut Hanafi, seharusnya dalam etikanya pergantian ketua FKB itu diumumkan. Hal itu, adalah hal lumrah. Tujuannya agar seluruh dewan di DPRD Kabupaten Probolinggo mengetahui bahwa ketua FKB telah berganti. “Seharusnya kan begitu. Tetapi malam itu tidak diumukan oleh pimpinan rapat, ” tandasnya.

Menurutnya, yang memimpin rapat pada malam itu adalah Wahid Nurrahman selaku wakil ketua DPRD. Seusai acara, Hanafi sempat menanyakan perihal tidak diumumkannya pergantian dari Lukman Hakim menjadi Bunyamin. Namun, jawaban dari pimpinan dewan hanya menyebutkan, tidak diumumkannya pergantian ketua fraksi tersebut, lantaran pimpinan masih menunggu datangnya ketua dewan.

“Alasannya tidak masuk akal. Saat ini kan zaman teknologi yang serba cepat. Kenapa harus menunggu. Dan lagi surat masuk yang kami kirim itu sudah dua hari lalu,” ungkapnya.

Sementara itu, Wahid Nurrahman saat dikonfirmasi membenarkan jika alasan tidak diumumkannya pergantian itu karena ketua dewan masih berada diluar kota. Sehingga, disposisi belum ia terima.

“Karena saya belum dapat disposisi dari ketua, maka saya tidak berani untuk mengumumkan. Saat paripurna malam itu ketua masih di luar kota perjalanan pulang setelah kunker di Jogjakarta. Jadi, apanya yang mau saya baca. Wong disposisinya belum turun, ” terangnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan tudingan dewan tidak profesional itu tidak benar. Menurutnya, FKB harus bersabar tidak boleh terburu buru. Pihaknya pasti akan mengumumkan perihal pergantian tersebut pada paripurna selanjutnya. “Tetapi kalau terburu buru malah saya bertanya tanya. Ada apa ini kok terburu buru, ” tandasnya. (sid/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Ngantuk, Pemotor asal Sidoarjo Tabrak Taman Bambu Runcing Pandaan    

Motor Honda Supra X yang dikendarai korban seorang diri, menabrak taman Bambu Runcing

Fortuner Tabrak Pikap Parkir di Prigen, Tiga Terluka  

Sesampainya di lokasi kejadian, Fortuner itu menabrak dari belakang pikap Isuzu Panther pikap yang diparkir di bahu jalan sebelah kiri.

Warga Binaan Rutan Bangil Ubah Lahan Parkir Jadi Bengkel Mebel

Hidup di penjara, tidak boleh mematikan kreativitas. Sebab, meski hidup di lingkungan yang terbatas, seorang tahanan masih bisa berkreasi. Hal ini yang dilakukan di Rutan Bangil dengan mengembangkan industri mebeler.

Ajukan Lagi Lintasan Atletik Rp 4 M untuk Stadion Pogar

Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Kabupaten Pasuruan berencana mengusulkan kembali tambahan fasilitas di di Stadion R Soedrasono, tahun depan.

PJU di Kraksaan Sering Mati Akibat Diterpa Hujan-Angin

Setelah beberapa kali diperbaiki, Penerangan Jalan Umum (PJU) di ruas jalan Kraksaan kembali mati.