28.7 C
Probolinggo
Monday, February 6, 2023

Inilah yang Terjadi Jika Tubuh Manusia Hidup tanpa Asupan Gizi

TRAGEDI menggemparkan menimpa satu keluarga di Kalideres, Jakarta, pada 10 November lalu. Empat orang ditemukan tewas dalam satu rumah. Hasil otopsi menyebutkan mereka meninggal karena kelaparan. Sebenarnya, seberapa kuat daya tahan tubuh manusia untuk tidak makan dan minum?

Bagaimanapun, tubuh manusia perlu zat gizi untuk bertahan hidup. Tanpa zat gizi, tubuh akan memecah jaringannya untuk digunakan sebagai bahan bakar. Rasa lapar memengaruhi semua sistem tubuh dan proses di dalamnya.

”Sulit untuk menentukan berapa lama seseorang bisa hidup tanpa makanan. Tapi, para ahli yakin bahwa seseorang dapat bertahan hidup antara satu sampai dua bulan,” terang dr Harry Yusuf, Sp.PD., spesialis penyakit dalam di RSUD dr R. Soedarsono.

Baca Juga:  Bau Mulut atau Halitosis yang Sering Menurunkan Rasa Percaya Diri

Dia menambahkan, jika seseorang tidak mendapat asupan makanan melampaui batas kewajaran, otot sebagai sumber cadangan energi setelah lemak akan mengecil. Terjadi penurunan berat badan yang begitu drastis karena tubuh terus-menerus menggunakan cadangannya untuk menyediakan energi dasar. Sebab, tubuh tidak lagi menyuplai zat-zat gizi penting ke organ vital dan jaringan. Jantung, paru-paru, indung telur, dan testis akan mengalami kerusakan.

Selanjutnya, orang tersebut akan lemah. Suhu tubuh akan turun dan tubuh dapat merasa menggigil untuk menaikkan suhu kembali. Pada kondisi seperti itu, metabolisme akan melambat. Fungsi ginjal terganggu dan sistem kekebalan tubuh melemah.

”Pada tahap akhir, jantung akan berhenti,” papar Harry.

Namun, sebelum sampai pada proses kematian, kelaparan berkepanjangan lebih dulu menggerogoti organ tubuh. Yang jelas, semua terjadi akibat sistem kekebalan tubuh yang menurun. Sehingga, seseorang mudah mengalami infeksi.

Baca Juga:  Angka Kematian Ibu dan Bayi Tinggi, Ini Penyebabnya…

TRAGEDI menggemparkan menimpa satu keluarga di Kalideres, Jakarta, pada 10 November lalu. Empat orang ditemukan tewas dalam satu rumah. Hasil otopsi menyebutkan mereka meninggal karena kelaparan. Sebenarnya, seberapa kuat daya tahan tubuh manusia untuk tidak makan dan minum?

Bagaimanapun, tubuh manusia perlu zat gizi untuk bertahan hidup. Tanpa zat gizi, tubuh akan memecah jaringannya untuk digunakan sebagai bahan bakar. Rasa lapar memengaruhi semua sistem tubuh dan proses di dalamnya.

”Sulit untuk menentukan berapa lama seseorang bisa hidup tanpa makanan. Tapi, para ahli yakin bahwa seseorang dapat bertahan hidup antara satu sampai dua bulan,” terang dr Harry Yusuf, Sp.PD., spesialis penyakit dalam di RSUD dr R. Soedarsono.

Baca Juga:  Mencegah dan Mengatasi Kulit Kaki Pecah-Pecah

Dia menambahkan, jika seseorang tidak mendapat asupan makanan melampaui batas kewajaran, otot sebagai sumber cadangan energi setelah lemak akan mengecil. Terjadi penurunan berat badan yang begitu drastis karena tubuh terus-menerus menggunakan cadangannya untuk menyediakan energi dasar. Sebab, tubuh tidak lagi menyuplai zat-zat gizi penting ke organ vital dan jaringan. Jantung, paru-paru, indung telur, dan testis akan mengalami kerusakan.

Selanjutnya, orang tersebut akan lemah. Suhu tubuh akan turun dan tubuh dapat merasa menggigil untuk menaikkan suhu kembali. Pada kondisi seperti itu, metabolisme akan melambat. Fungsi ginjal terganggu dan sistem kekebalan tubuh melemah.

”Pada tahap akhir, jantung akan berhenti,” papar Harry.

Namun, sebelum sampai pada proses kematian, kelaparan berkepanjangan lebih dulu menggerogoti organ tubuh. Yang jelas, semua terjadi akibat sistem kekebalan tubuh yang menurun. Sehingga, seseorang mudah mengalami infeksi.

Baca Juga:  Bau Mulut atau Halitosis yang Sering Menurunkan Rasa Percaya Diri

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru