Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cegah DBD, Puskesmas Nguling Pasuruan Punya Jurus Mantan Terindah

I
Penulis: Iwan Andrik❯
PEMBELAJARAN: Petugas Puskesmas Nguling saat mengedukasi warga terkait pemanfaatan tanaman obat untuk mengatasi penyakit. Salah satunya ancaman DBD.
PEMBELAJARAN: Petugas Puskesmas Nguling saat mengedukasi warga terkait pemanfaatan tanaman obat untuk mengatasi penyakit. Salah satunya ancaman DBD.

PASURUAN, Radar Bromo - Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi momok bagi masyarakat. Kasus demi kasus bermunculan, hingga tak jarang menyebabkan kematian.


Advertisement

Parahnya, tingkat pengetahuan masyarakat tentang DBD masih rendah. Masih banyak anggapan jika fogging merupakan langkah utama dalam pemberantasan nyamuk aedes aegypti. Padahal, tidak demikian.

Untuk itulah, Puskesmas Nguling mengeluarkan inovasi Mantan Terindah. Artinya, Manfaatkan Tanamaan Obat Keluarga Terpadu Hindari Demam Berdarah.

Inovasi ini bertujuan, agar wilayah Kecamatan Nguling menjadi suatu wilayah yang memiliki kepedulian terhadap kasus DBD beserta dengan segala permasalahannya.

Advertisement

“Sehingga akan terwujud kemandirian dan kepedulian masyarakat, mengatasi masalah kesehatan yang dialami dengan memanfaatkan potensi lingkungan yang ada di sekitar keluarga tanpa merusak habitat lainnya,” kata Kepala UOBF Puskesmas Nguling, dr Eko Santoso Machfur.

Ia menambahkan, DBD dapat dicegah dengan melakukan PSN 3M Plus atau Pemberantasan Sarang Nyamuk, Menguras, Menutup dan Mengubur plus menggunakan anti nyamuk alami.

Serta tidak menggantung pakaian habis pakai dan menggunakan kelambu saat tidur.

Advertisement

Segi inovatif dari Mantan Terindah, adalah adanya kepedulian individu keluarga dan masyarakat untuk memanfaatkan potensi lingkungan yang ada di sekitar keluarga.

Termasuk sampah rumah tangga yang sudah tidak terpakai bisa dimanfaatkan.

“Mengenali dan mengatasi masalah kesehatan sedini mungkin hingga tidak jatuh dalam kondisi sakit yang berat, seperti penggunaan kulit jeruk dan minyak sereh sebagai pengganti obat anti nyamuk. Selain itu, beberapa tanaman lain bisa menjadi pengganti fogging, seperti daun kayu putih, jahe lengkuas dan yang lain,” beber dia. (one)

Advertisement

Artikel Terkait

Cegah DBD Puskesmas Karangrejo Pasuruan Luncurkan Inovasi KAPAS CANTIK

Cegah DBD Puskesmas Karangrejo Pasuruan Luncurkan Inovasi KAPAS CANTIK

Program KAPAS CANTIK hadir sebagai langkah preventif, dalam menghadapi peningkatan kasus DBD di wilayah kerja Puskesmas Karangrejo.

Dinkes Kabupaten Probolinggo Terus Pantau Wilayah Rawan DBD

Dinkes Kabupaten Probolinggo Terus Pantau Wilayah Rawan DBD

Kasus penyakit DBD di Kabupaten Probolinggo, masih berpotensi bertambah. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo, juga terus berupaya

Pantau Tiga Wilayah di Kabupaten Probolinggo yang Kasusnya DBD-nya Tinggi, Mana Saja

Pantau Tiga Wilayah di Kabupaten Probolinggo yang Kasusnya DBD-nya Tinggi, Mana Saja

Tidak menentunya suhu dan kondisi curah hujan serta masih banyak genangan air yang tidak terkelola dengan baik menjadi pemicu tingginya

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer