alexametrics
30.2 C
Probolinggo
Tuesday, 17 May 2022

Mau Pesta Sabu di Vila Prigen, Digerebek Polisi

BANGIL, Radar Bromo – Kawasan Prigen menjadi perhatian serius Satresnarkoba Polres Pasuruan. Dari sana, berkali-kali ditangkap penjahat narkoba. Dari kurir sampai pengedar. Mereka diberangus.

Pada Rabu malam (23/6), Satresnarkoba Polres Pasuruan membekuk lagi pengedar sabu-sabu. Dua orang. Mereka adalah Wariyanto, 37, warga Dayurejo dan M. Lukman Hakim, 24, warga Desa Bulukandang; Keduanya Kecamatan Prigen.

Wariyanto dan Hakim dibekuk di sebuah vila. Mereka hendak berpesta sabu-sabu. Juga menunggu pemesan barang haram yang hendak ikut bergabung pesta narkoba.

Pesta baru saja mulai. Sekitar pukul 21.00, anggota reserse narkoba datang. Namun, awalnya polisi menyamar seperti pengunjung vila biasa. Baru setelah dipastikan benar-benar itu pesta narkoba, semua disergap.

Wariyanto dan Hakim pun tidak berkutik. Mereka kaget. Tengok kanan, tengok kiri. Maunya melarikan diri. Tapi, semua pintu sudah dijaga petugas. Keduanya akhirnya menyerah. Polisi pun segera menggeledah kedua tersangka. Termasuk, kamar vila tempat pesta.

Dari tempat kejadian perkara (TKP) ditemukan 7,7 gram sabu-sabu. Kristal putih haram itu dikemas dalam enam bungkus plastik kecil-kecil. ”Kami juga mengamankan dua unit handphone dan timbangan elektrik,” kata Kasatresnarkoba AKP Domingos Ximenes.

Keduanya kemudian digiring ke Mapolres Pasuruan untuk keperluan penyidikan. Saat diinterogasi petugas, ternyata Warianto dan Hakim adalah residivis. Keduanya pernah mendekam di penjara. Juga gara-gara kasus narkoba.

”Baru keluar sekitar Februari kemarin. Tapi, kini berulah dan harus masuk penjara lagi,” imbuhnya. Tidak hanya Warianto dan Hakim. Polisi juga mengamankan banyak tersangka lain dalam kasus narkoba. Mereka juga dibekuk di kawasan Prigen.

Menurut Domingos, kawasan Prigen memang merupakan salah satu tempat favorit penjahat narkoba. Pengguna, kurir, pengedar, sampai bandar. Sebab, banyak orang luar kota berdatangan ke tempat yang juga dikenal karena Tretes itu.

”Di sana banyak vila yang disewakan ke pendatang,” paparnya.

Selain di Prigen, tambah Domingos, di Pandaan juga banyak ditangkap penjahat narkoba. Mengapa? Sebab, Pandaan juga sangat mudah dijangkau dari berbagai kota. Probolinggo, Malang, Surabaya, Mojokerto, bisa dengan cepat sampai di Padaan dan Prigen. ”Tinggal masuk dan keluar jalan tol,” tegasnya. (one/far)

BANGIL, Radar Bromo – Kawasan Prigen menjadi perhatian serius Satresnarkoba Polres Pasuruan. Dari sana, berkali-kali ditangkap penjahat narkoba. Dari kurir sampai pengedar. Mereka diberangus.

Pada Rabu malam (23/6), Satresnarkoba Polres Pasuruan membekuk lagi pengedar sabu-sabu. Dua orang. Mereka adalah Wariyanto, 37, warga Dayurejo dan M. Lukman Hakim, 24, warga Desa Bulukandang; Keduanya Kecamatan Prigen.

Wariyanto dan Hakim dibekuk di sebuah vila. Mereka hendak berpesta sabu-sabu. Juga menunggu pemesan barang haram yang hendak ikut bergabung pesta narkoba.

Pesta baru saja mulai. Sekitar pukul 21.00, anggota reserse narkoba datang. Namun, awalnya polisi menyamar seperti pengunjung vila biasa. Baru setelah dipastikan benar-benar itu pesta narkoba, semua disergap.

Wariyanto dan Hakim pun tidak berkutik. Mereka kaget. Tengok kanan, tengok kiri. Maunya melarikan diri. Tapi, semua pintu sudah dijaga petugas. Keduanya akhirnya menyerah. Polisi pun segera menggeledah kedua tersangka. Termasuk, kamar vila tempat pesta.

Dari tempat kejadian perkara (TKP) ditemukan 7,7 gram sabu-sabu. Kristal putih haram itu dikemas dalam enam bungkus plastik kecil-kecil. ”Kami juga mengamankan dua unit handphone dan timbangan elektrik,” kata Kasatresnarkoba AKP Domingos Ximenes.

Keduanya kemudian digiring ke Mapolres Pasuruan untuk keperluan penyidikan. Saat diinterogasi petugas, ternyata Warianto dan Hakim adalah residivis. Keduanya pernah mendekam di penjara. Juga gara-gara kasus narkoba.

”Baru keluar sekitar Februari kemarin. Tapi, kini berulah dan harus masuk penjara lagi,” imbuhnya. Tidak hanya Warianto dan Hakim. Polisi juga mengamankan banyak tersangka lain dalam kasus narkoba. Mereka juga dibekuk di kawasan Prigen.

Menurut Domingos, kawasan Prigen memang merupakan salah satu tempat favorit penjahat narkoba. Pengguna, kurir, pengedar, sampai bandar. Sebab, banyak orang luar kota berdatangan ke tempat yang juga dikenal karena Tretes itu.

”Di sana banyak vila yang disewakan ke pendatang,” paparnya.

Selain di Prigen, tambah Domingos, di Pandaan juga banyak ditangkap penjahat narkoba. Mengapa? Sebab, Pandaan juga sangat mudah dijangkau dari berbagai kota. Probolinggo, Malang, Surabaya, Mojokerto, bisa dengan cepat sampai di Padaan dan Prigen. ”Tinggal masuk dan keluar jalan tol,” tegasnya. (one/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/