alexametrics
27.2 C
Probolinggo
Sunday, 29 May 2022

Asyik Nonton Sepak Bola, 2 Sapi Warga Jrebeng Kulon Dicuri  

KEDOPOK, Radar Bromo-Aksi pencurian hewan (curwan) masih meneror warga Probolinggo. Meski sang pemilik sedang tak tidur pun, pencuri masih bisa beraksi.

Hal itu seperti yang dialami Ahmad, warga RT 2/ RW II, Jalan Bengawan Solo, Gang KH Amin, Kelurahan Jrebeng Kulon, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo. Kandang sapinya dibobol saat ia asyik liat sepak bola Piala Eropa Swedia melawan Ukraina, Rabu dinihari (30/6). Akibatnya, Ahmad pun mengalami kerugian sekitar Rp 30 juta.

Saat ditemui Jawa Pos Radar Bromo, Ahmad menceritakan, aksi pencurian dua ekor sapi itu diduga terjadi sekitar pukul 02.30. Saat itu, ia tengah asyik menonton Piala Eropa yang berkesudahan 1-2 untuk kemenangan Ukraina.

Di tengah laga, ia sempat mendengar ada suara glodak dari kandang sapinya. Namun, ia tak terlalu memperhatikannya. Ia mengira itu suara biasa. Sebab, saat sapinya hendak bangun atau duduk, juga kerap terdengar suara seperti itu. “Sebab, landasan atau lantai kandang dari bambu,” katanya, Rabu (30/6) pagi.

Sebelumnya, sekitar pukul 00.00, Ahmad sempat melihat 2 ekor sapi dengan ukuran kecil dan sedang itu di kandang. Ahmad saat itu bahkan sempat memberi makan pada hewan ternaknya itu.

“Yang ukuran sedang iti milik Samat, saudara saya. Saya gado atau ngingon. Yang kecil, milik saya. Saya beli baru-baru ini Rp 13 juta dari uang penjulan sapi sebelumnya,” kata Ahmad.

Usai selesai melihat bola, sekitar pukul 03.30 ia pergi ke dapur untuk melihat sapinya. Rupanya, dua ekor sapinya sudah raib. Pintu kandang juga terbuka dan ada bagian yang rusak.

“Jadi, diduga pelaku yang lebih dari dua orang itu merusak bagian pintu. Selanjutnya tanganya masuk untuk membuka gerendel yang ada di dalam (kandang),” beber Ahmad.

Ia sempat mengikuti jejak sapi dari kandangnya itu. bersama warga. Jejak itu hilang di sekitar makam Cina. Diduga sapi itu dibawa oleh kendaraan.

“Sepertinya dinaikan kendaraan mas. Tapi yang pasti, dari rumah dibawa dengan cara dituntun. Sebab ada jejaknya,” tandasnya.

Sampai Rabu sore, Ahmad belum melaporkan aksi pencurian itu ke polisi. Terpisah Kapolsek Wonoasih Kompol Kuzaini mengaku bahwa hingga pukul 16.11 belum ada laporan terkait dengan hal tersebut. “Ndak ada laporan ini mas,” ujarnya singkat. (rpd/mie)

 

 

KEDOPOK, Radar Bromo-Aksi pencurian hewan (curwan) masih meneror warga Probolinggo. Meski sang pemilik sedang tak tidur pun, pencuri masih bisa beraksi.

Hal itu seperti yang dialami Ahmad, warga RT 2/ RW II, Jalan Bengawan Solo, Gang KH Amin, Kelurahan Jrebeng Kulon, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo. Kandang sapinya dibobol saat ia asyik liat sepak bola Piala Eropa Swedia melawan Ukraina, Rabu dinihari (30/6). Akibatnya, Ahmad pun mengalami kerugian sekitar Rp 30 juta.

Saat ditemui Jawa Pos Radar Bromo, Ahmad menceritakan, aksi pencurian dua ekor sapi itu diduga terjadi sekitar pukul 02.30. Saat itu, ia tengah asyik menonton Piala Eropa yang berkesudahan 1-2 untuk kemenangan Ukraina.

Di tengah laga, ia sempat mendengar ada suara glodak dari kandang sapinya. Namun, ia tak terlalu memperhatikannya. Ia mengira itu suara biasa. Sebab, saat sapinya hendak bangun atau duduk, juga kerap terdengar suara seperti itu. “Sebab, landasan atau lantai kandang dari bambu,” katanya, Rabu (30/6) pagi.

Sebelumnya, sekitar pukul 00.00, Ahmad sempat melihat 2 ekor sapi dengan ukuran kecil dan sedang itu di kandang. Ahmad saat itu bahkan sempat memberi makan pada hewan ternaknya itu.

“Yang ukuran sedang iti milik Samat, saudara saya. Saya gado atau ngingon. Yang kecil, milik saya. Saya beli baru-baru ini Rp 13 juta dari uang penjulan sapi sebelumnya,” kata Ahmad.

Usai selesai melihat bola, sekitar pukul 03.30 ia pergi ke dapur untuk melihat sapinya. Rupanya, dua ekor sapinya sudah raib. Pintu kandang juga terbuka dan ada bagian yang rusak.

“Jadi, diduga pelaku yang lebih dari dua orang itu merusak bagian pintu. Selanjutnya tanganya masuk untuk membuka gerendel yang ada di dalam (kandang),” beber Ahmad.

Ia sempat mengikuti jejak sapi dari kandangnya itu. bersama warga. Jejak itu hilang di sekitar makam Cina. Diduga sapi itu dibawa oleh kendaraan.

“Sepertinya dinaikan kendaraan mas. Tapi yang pasti, dari rumah dibawa dengan cara dituntun. Sebab ada jejaknya,” tandasnya.

Sampai Rabu sore, Ahmad belum melaporkan aksi pencurian itu ke polisi. Terpisah Kapolsek Wonoasih Kompol Kuzaini mengaku bahwa hingga pukul 16.11 belum ada laporan terkait dengan hal tersebut. “Ndak ada laporan ini mas,” ujarnya singkat. (rpd/mie)

 

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/