alexametrics
29.7 C
Probolinggo
Sunday, 14 August 2022

Spesialis Pencurian asal Kalisat Rembang Didor, Beraksi Lebih 10 Kali

BANGIL, Radar Bromo – Lika-liku Faridulloh, 20, dalam melancarkan tindak kejahatan pencurian, berakhir di balik jeruji penjara. Bukan hanya harus meringkuk di tahanan, pemuda asal Kalisat, Kecamatan Rembang, ini juga dihadiahi timah panas lantaran berusaha kabur saat hendak ditangkap.

Ia ditangkap anggota Jatanras Satreskrim Polres Pasuruan, Minggu (26/4). Ia ditangkap di rumahnya, sekitar pukul 14.00.

Kanit Jatanras Satreskrim Polres Pasuruan Iptu Maryana mengungkapkan, Faridulloh yang sudah jadi tersangka, ditangkap atas aksi pencurian motor yang dilakukannya.

Ia melakukan tindak pencurian motor Yamaha Vega, pada Maret 2020. Korbannya adalah Hotim, 45, yang masih satu desa dengannya.

Tersangka melancarkan aksi pencurian itu sekitar pukul 04.00. Saat itu ia melintas dan melihat motor korban terparkir di parkiran rumah. Niat jahatnya pun muncul. Ia mendekati motor tersebut dan merusak kontak motor dengan kunci T.

“Setelah merusak kunci kontak, tersangka kemudian kabur dengan membawa motor korban,” jelas Maryana saat mendampingi Kasatreskrim Polres Pasuruan.

Korban baru mengetahuinya pagi hari. Saat itu ia tak lagi mendapati motor yang terparkir di depan rumahnya itu. Merasa kehilangan motor, korban kemudian mengadukan ke polisi.

Dari laporan itulah, petugas kemudian melakukan penelusuran. Hingga akhirnya, petugas kepolisian berhasil mengendus pelaku. “Begitu mengidentifikasi pelaku pencurian, kami langsung melakukan penyergapan,” ujarnya.

Upaya itu tak mudah. Karena saat ditangkap, tersangka sempat berusaha kabur. Namun, timah panas petugas akhirnya berhasil melumpuhkannya. Petugas kepolisian terpaksa menembak kaki kanannya saat tersangka berusaha kabur.

Dalam pemeriksaan petugas, tersangka bukan hanya sekali melancarkan aksi pencurian. Selain aksi pencurian motor di Kalisat, Kecamatan Rembang, tersangka juga tercatat 10 kali melancarkan aksi pencurian.

Termasuk pencurian motor di wilayah Blawi, Desa Masangan Kecamatan Bangil dan beberapa desa lainnya serta pencurian televisi. Kini, karena ulahnya itu, tersangka disangkakan melanggar pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ia terancam hukuman 7 tahun penjara. (one/mie)

BANGIL, Radar Bromo – Lika-liku Faridulloh, 20, dalam melancarkan tindak kejahatan pencurian, berakhir di balik jeruji penjara. Bukan hanya harus meringkuk di tahanan, pemuda asal Kalisat, Kecamatan Rembang, ini juga dihadiahi timah panas lantaran berusaha kabur saat hendak ditangkap.

Ia ditangkap anggota Jatanras Satreskrim Polres Pasuruan, Minggu (26/4). Ia ditangkap di rumahnya, sekitar pukul 14.00.

Kanit Jatanras Satreskrim Polres Pasuruan Iptu Maryana mengungkapkan, Faridulloh yang sudah jadi tersangka, ditangkap atas aksi pencurian motor yang dilakukannya.

Ia melakukan tindak pencurian motor Yamaha Vega, pada Maret 2020. Korbannya adalah Hotim, 45, yang masih satu desa dengannya.

Tersangka melancarkan aksi pencurian itu sekitar pukul 04.00. Saat itu ia melintas dan melihat motor korban terparkir di parkiran rumah. Niat jahatnya pun muncul. Ia mendekati motor tersebut dan merusak kontak motor dengan kunci T.

“Setelah merusak kunci kontak, tersangka kemudian kabur dengan membawa motor korban,” jelas Maryana saat mendampingi Kasatreskrim Polres Pasuruan.

Korban baru mengetahuinya pagi hari. Saat itu ia tak lagi mendapati motor yang terparkir di depan rumahnya itu. Merasa kehilangan motor, korban kemudian mengadukan ke polisi.

Dari laporan itulah, petugas kemudian melakukan penelusuran. Hingga akhirnya, petugas kepolisian berhasil mengendus pelaku. “Begitu mengidentifikasi pelaku pencurian, kami langsung melakukan penyergapan,” ujarnya.

Upaya itu tak mudah. Karena saat ditangkap, tersangka sempat berusaha kabur. Namun, timah panas petugas akhirnya berhasil melumpuhkannya. Petugas kepolisian terpaksa menembak kaki kanannya saat tersangka berusaha kabur.

Dalam pemeriksaan petugas, tersangka bukan hanya sekali melancarkan aksi pencurian. Selain aksi pencurian motor di Kalisat, Kecamatan Rembang, tersangka juga tercatat 10 kali melancarkan aksi pencurian.

Termasuk pencurian motor di wilayah Blawi, Desa Masangan Kecamatan Bangil dan beberapa desa lainnya serta pencurian televisi. Kini, karena ulahnya itu, tersangka disangkakan melanggar pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ia terancam hukuman 7 tahun penjara. (one/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/