Pulang Kampung, Buron Pencuri Motor asal Glagahsari Sukorejo Dibekuk

PANDAAN, Radar Bromo – Aksi pencurian motor yang dilakukan Ariwinarto, warga Glatik, Desa Glagahsari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan mengantarkannya ke balik jeruji besi. Anggota Satreskrim Polres Pasuruan berhasil menangkap pemuda 21 tahun ini di rumahnya, Senin (23/7) malam.

Kanit Buser Satreskrim Polres Pasuruan Iptu Maryana menyampaikan, tersangka terlibat dalam aksi pencurian motor pada 17 Oktober 2018. Ia menggarong motor Honda Vario bernopol W 5349 RTO. Korbannya, Suganda, 33, warga Kelurahan/Kecamatan Purwosari.

Aksi pencurian itu, tidak dilakoninya seorang diri. Ia beraksi bersama rekannya, Heri, yang tertangkap duluan. “Mereka melancarkan aksinya itu sekitar pukul 20.30,” jelas Maryana saat mendampingi Kasatreskrim Polres Pasuruan.

Menurut Maryana, keduanya melancarkan aksi ketika korban sedang beristirahat sambil menonton televisi di ruang tamu. Melihat motor Vario terparkir di teras rumah, keduanya pun melancarkan aksi.

Mereka saling berbagi peran. Heri berperan sebagai eksekutor. Sementara Ariwinarto, kebagian mengawasi situasi. Saat korban tengah leyeh-leyeh itulah, ia mendengar suara. Suara tersebut terdengar seperti setir motor yang diputar secara paksa.

Korban pun penasaran. Bergegas, ia melihat motornya di teras rumah. Ternyata, motor itu sudah digondol pelaku. Melihat itu, korban langsung lari mengejar sambil teriak maling.

Teriakan itu, terdengar warga sekitar. Hingga mereka melakukan penghadangan. Jarak 30 meter kemudian, tersangka Heri berhasil ditangkap warga. Sementara Ariwinarto berhasil melarikan diri. “Dari Heri itulah, petugas berhasil mengantongi nama rekannya,” sambungnya.

Perburuan terhadap Ariwinarto dilakukan. Tak mudah, karena tersangka sering pindah-pindah. Hingga 23 Juli 2019 kemudian. Petugas berhasil mendapatinya tengah berada di rumah. Penangkapan pun dilakukan sekitar pukul 21.30.

Dalam pemeriksaan petugas, tersangka tidak hanya sekali beraksi. Ia pernah melancarkan aksi pencurian motor di wilayah Gempol serta di wilayah Singosari, Kabupaten Malang. Tersangka juga terlibat kasus penggelapan motor.

Karena perbuatannya itu, tersangka disangkakan melanggar pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Ancamannya, 7 tahun penjara. (one/mie)