Polisi Buru Komplotan Pelaku Pencuri Rumah dan Toko

PASURUAN, Radar Bromo – Kepolisian terus mengembangkan kasus pencurian yang dilakukan komplotan pelaku asal Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. Polisi menduga adanya kemungkinan keterlibatan pelaku lain, selain tiga orang yang telah diamankan.

SUDAH DIAMANKAN: Tiga pelaku yang sudah dibekuk polisi. (Dok. Radar Bromo)

Kasubbag Humas Polres Pasuruan Kota, AKP Endy Purwanto menyampaikan jika pihaknya masih mendalami keterangan ketiga tersangka. Terutama untuk mengetahui peranan masing-masing dari mereka. “Satreskrim juga menelusuri keterlibatan pelaku lain,” kata Endy.

Sebab dua dari tiga tersangka yang diamankan, merupakan komplotan spesialis perampokan di pertokoan dan rumah kosong. Mereka yakni Achmad Maulana, 20, dan Rudi Hartono, 19. Satu orang lagi yang turut diamankan adalah M Fajar Sodiq, 34, seorang satpam sekolah yang disinyalir menjadi penunjuk jalan.

Kuat diduga, tersangka melancarkan aksi dengan beberapa pelaku lain. Dua pelaku yang sudah dibekuk, selama ini juga tercatat pernah beraksi di sejumlah TKP. Seluruhnya di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.“Kemungkinan komplotan mereka sekitar empat orang. Jadi ada dua pelaku yang masih dilidik,” jelasnya.

Endy juga mengaku jika pihaknya telah mengantongi identitas dua orang yang belum tertangkap itu. “Sudah masuk dalam DPO dan masih dalam penyelidikan oleh tim di lapangan,” ujarnya.

Dia menambahkan, empat pelaku, Achmad Maulana, Rudi Hartono dan dua pelaku lainnya itu pernah menjarah Toko Bintang Jaya sekitar Mei lalu. Tak tanggung-tanggung mereka mengambil uang toko yang berlokasi di Kelurahan Trajeng, Kecamatan Panggungrejo sebanyak tiga kali beraksi.

Total kerugian dari tiga kali perampokan yang dilakukan mencapai Rp 21 juta. Uang itu kemudian dibagi rata oleh empat pelaku. Masing-masing mendapat sekitar Rp 4 juta. (tom/fun)