Dua Pemuda Rejoso Dibekuk Polisi sebelum Pesta Sabu

POHJENTREK, Radar Bromo – Kandas sudah rencana Aris Santoso, 28, dan Khoirul Zainudin, 29, untuk menggelar pesta narkoba. Dua pemuda asal Desa Segoropuro, Kecamatan Rejoso itu kini harus berurusan dengan polisi.

Mereka diamankan Tim Unit Reskrim Polsek Pohjentrek tak lama setelah membeli paket sabu di Desa Sukorejo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. Keduanya diamankan Kamis (25/7) petang sekitar pukul 17.30.

Kanit Reskrim Polsek Pohjentrek, Bripka Ruly Andi Irawan mengaku telah menyelidiki dugaan transaksi sabu oleh dua pelaku. Dari hasil penyelidikan diketahui jika dua pelaku membeli sabu dari seorang pengedar.

Agar tak mengundang kecurigaan, transaksi dilakukan dengan sistem ranjau. Setelah mentransfer sejumlah uang, barang yang dibeli itu diletakkan di sekitar simpang jalan Desa Sukorejo. Setelah itu, pengedar menghubungi kedua pelaku untuk lekas mengambilnya.

Nah, saat kedua pelaku baru saja mengambil barang pesanan itulah polisi menggerebeknya. Mereka tak beranjak selangkah pun ketika polisi menggeledahnya. “Kami temukan paket sabu seberat 0,30 gram, kertas grenjeng rokok untuk membungkus barang itu,” ujar Ruly didampingi Kapolsek AKP Nanang Sugiono.

Polisi juga mengamankan sebuah pipet kaca yang kala itu dibawa Aris Santoso, sebuah ponsel dan sebuah unit motor Yamaha Vixion milik Khoirul Zainudin. Kedua pelaku lantas dibawa ke Mapolsek Pohjentrek untuk diperiksa lebih lanjut. Mereka dikenai pasal 112 juncto pasal 132 UU Nomor 35/2009 tentang narkotika.

“Diduga mereka ini akan mengkonsumsi bersama-sama. Saat ini kami masih menyelidiki pelaku pengedarnya,” pungkas Ruly. (tom/fun)