17 Napi Lapas Probolinggo Masih Tunggu Keputusan Remisi

MAYANGAN, Radar Bromo – Sejumlah 301 warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Probolinggo diajukan untuk mendapatkan remisi Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah. Namun, dari ratusan pengajuan remisi itu, baru 284 narapidana (napi) yang sudah dipastikan mendapatkannya. Selebihnya, masih menunggu keputusan dari Pemerintah Pusat.

Bagian Operator Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) Lapas Kelas IIB Kota Probolinggo Sahputra mengatakan, ada 301 warga binaan yang berhak dan diajukan mendapatkan remisi Lebaran. Mayoritas napi yang terlibat kasus narkotika itu mendapatkan remisi khusus (RK) I. Artinya, hanya mendapatkan pengurangan masa hukuman.

“Dari 301 narapidana yang diajukan, semuanya mendapatkan RK I. Sementara untuk yang RK II atau bebas usai dipotong dengan remisi, belum ada. Hingga kemarin (Kamis, 28/5) yang turun masih 221 plus 63 saja. Sisanya masih menunggu putusan dari pusat,” jelasnya.

Sahputra menambhakan, remisi merupakan hak warga binaan, sehingga siapapun dan terlibat kasus apapun, bila sudah menjalani masa tahanan selama enam bulan berhak mendapatkan remisi. Kecuali, jika di dalam Lapas melakukan pelanggaran, maka hak untuk mendapatkan remisi akan dicabut untuk tahun ini.

Yang bersangkutan baru bisa mendapatkan hak remisi tahun berikutnya. Jika napi sudah menjalani masa tahanan selama 6-12 bulan, maka akan mendapatkan remisi 15 hari. “Harapannya, setiap warga binaan dapat berperilaku dengan baik, sehingga tidak menggugurkan remisi yang dinantikan,” harapnya. (rpd/rud)