alexametrics
30.2 C
Probolinggo
Wednesday, 25 May 2022

Bekuk Sopir Penjual Sabu-sabu Asal Ngoro Mojokerto

BANGIL, Radar Bromo – Momen Lebaran yang membahagiakan harus dijalani Sladi di balik jeruji besi. Pemuda 24 tahun warga Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, itu dibekuk karena menjual sabu-sabu (SS).

Sehari-hari Sladi bekerja sebagai sopir. Namun, saat ditangkap, dia membawa 1,07 gram sabu-sabu. Sladi pun digiring ke Mapolres Pasuruan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kasatresnarkoba Polres Pasuruan AKP Slamet Wahyudi mengungkapkan, tersangka dibekuk Sabtu malam (16/4). Sladi memang telah menjadi incaran. Ada informasi bahwa tersangka kerap ”bermain-main” dengan narkoba.

Petugas menggerebeknya di sebuah lapangan sepak bola di Wonosunyo, Kecamatan Gempol. Waktu itu, tersangka sedang menunggu pembeli. Beberapa barang bukti ditemukan petugas.

Menurut Slamet, tidak hanya sabu-sabu yang diamankan. Petugas juga menyita handphone yang kerap digunakan tersangka untuk bertransaksi. Kepada polisi, Sladi mengaku nekat menjadi kurir sabu-sabu untuk menambah penghasilan. Sebab, hasil dari mennyopir truk kurang. Akibat perbuatan nekatnya, Sladi terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara. (one/far)

BANGIL, Radar Bromo – Momen Lebaran yang membahagiakan harus dijalani Sladi di balik jeruji besi. Pemuda 24 tahun warga Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, itu dibekuk karena menjual sabu-sabu (SS).

Sehari-hari Sladi bekerja sebagai sopir. Namun, saat ditangkap, dia membawa 1,07 gram sabu-sabu. Sladi pun digiring ke Mapolres Pasuruan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kasatresnarkoba Polres Pasuruan AKP Slamet Wahyudi mengungkapkan, tersangka dibekuk Sabtu malam (16/4). Sladi memang telah menjadi incaran. Ada informasi bahwa tersangka kerap ”bermain-main” dengan narkoba.

Petugas menggerebeknya di sebuah lapangan sepak bola di Wonosunyo, Kecamatan Gempol. Waktu itu, tersangka sedang menunggu pembeli. Beberapa barang bukti ditemukan petugas.

Menurut Slamet, tidak hanya sabu-sabu yang diamankan. Petugas juga menyita handphone yang kerap digunakan tersangka untuk bertransaksi. Kepada polisi, Sladi mengaku nekat menjadi kurir sabu-sabu untuk menambah penghasilan. Sebab, hasil dari mennyopir truk kurang. Akibat perbuatan nekatnya, Sladi terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara. (one/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/