alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Thursday, 3 December 2020

Berkas Perkara Korupsi Kades Gunggungan Lor Lengkap, Tunggu Dilimpahkan ke Kejaksaan

PAKUNIRAN, Radar Bromo – Kasus korupsi dana desa di Desa Gunggungan Lor, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, dengan tersangka Hasan Basri, akan memasuki babak baru. Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Probolinggo menyatakan, berkas tersangka yang juga kepala Desa Gunggungan Lor itu sudah lengkap alias P-21.

Selanjutnya, tinggal menunggu waktu penyidik Tipikor Polres Probolinggo melimpahkan berkas dan tersangka ke kejaksaan. “Sudah P-21. Sekarang tinggal menunggu koordinasi untuk dilakukan pelimpahan tahap dua,” ujar Kapolres Probolinggo AKBP Ferdy Irawan, kemarin.

Ferdy mengatakan, sejauh ini tersangka tidak ditahan. Karena masih bersikap kooperatif dalam proses penyidikan. Pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Kejari, terkait pelimpahan tahap dua untuk disidangkan. “Tersangka dilimpahkan ke Kejaksaan karena siap disidangkan,” ujarnya.

Diketahui, Kepala Desa Gunggungan Lor Hasan Basri ditetapkan menjadi tersangka kasus penyalahgunaan dana desa tahun 2015-2016. Total dana desa dua tahun itu sekitar Rp 1,5 miliar yang digunakan untuk pembangunan infrastruktur. dalam kasus ini, Hasan disangka telah menyebabkan kerugian negara Rp 195 juta.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Kabupaten Probolinggo Novan Basuki membenarkan berkas tersangka Hasan sudah lengkap. Namun, pihaknya belum menentukan jadwal pelimpahan tahap duanya karena kondisi bencana wabah Covid-19. “Nanti kami koordinasikan untuk pelimpahan tahap duanya. Semoga saja bisa segera mungkin,” ujarnya.

Terpisah, penasihat hukum tersangka Hasan Basri, Akbar Sritanjung mengaku belum mendapatkan informasi terkait berkas kliennya yang sudah dinyatakan P-21. Namun, pihaknya siap dipanggil dan menghadapi kasus ini sesuai prosedur hukum. “Sejauh ini sikap kami mengikuti proses hukum yang ada,” ujarnya.

Namun, kata Akbar, kerugian negara sekitar Rp 195 juta yang diungkapkan Penyidik Tipikor, kurang relevan. Serta, perlu dipelajari dan ditelaah kembali, mengingat semua anggaran kegiatan dana desa sudah dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur dan rencana anggaran belanja. “Tidak ada penyalahgunaan dana desa di sini. Semua kegiatan dana desa sudah dilaksanakan sesuai aturan,” ujarnya. (mas/rud)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

PNS Pemkab Pasuruan Kendat, Pernah Ajak Istri Minum Baygon

Peristiwa nahas ini diketahui pertama kali oleh istri korban sekitar pukul 07.30.

Diduga Ngantuk, Pasutri Tabrak Truk Parkir di Kraton, Suami Tewas

Siang itu pasutri itu dari Polres Pasuruan untuk mengurus SKCK dan berencana pulang

Kemenhub Minta Tambah Penguji di Balai Uji Kir Kraksaan

Balai Uji Kir Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, mendapatkan catatan dari tim akreditasi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Ratusan Petani di Kota Probolinggo Terancam Tak Dapat Pupuk Subsidi

Sebab, mereka tidak terdaftar dalam elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

KONI Kab Pasuruan Digerojok Rp 5,4 M

Prestasi dunia olahraga di Kabupaten Pasuruan harus lebih baik tahun depan.