Waspada, Penipu Catut Radar Bromo Kembali Marak

KRAKSAAN, Radar Bromo – Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Probolinggo menjadi target penipuan. Syukur sejumlah wakil rakyat tersebut segera sadar, sehingga tak sampai tertipu. Oknum penipu menelepon dan mengirimi pesan singkat sejumlah anggota dewan dan mencatut nama Jawa Pos Radar Bromo.

Oknum pelaku itu mengaku bernama Bayu dari Jawa Pos Radar Bromo. Ia menelepon sejumlah anggota DPRD Kabupaten Probolinggo. Salah satunya Wahid Nurahman. Politisi Partai Golkar itu mengaku mendapatkan pesan singkat dari oknum yang mengatasnamakan Bayu dari Jawa Pos Radar Bromo. Kemudian, pelaku menyampaikan ada rekannya dari Jawa Pos Radar Bromo tengah sakit dan dirawat di Rumah Sakit Syaiful Anwar Malang.

“Pelaku meminta bantuan untuk pengobatan rekan Radar Bromo yang sedang sakit parah. Saya curiga karena tidak pernah dengar nama Bayu di Radar Bromo. Akhirnya, saya klarifikasi langsung ke Radar Bromo, ternyata tidak ada nama Bayu di Radar Bromo,” ujarnya, Jumat (28/2).

Kondisi serupa dialami anggota DPRD Kabupaten Probolinggo dari Fraksi PPP, Yasin. Ia mengaku hampir tertipu karena mendengar rekan Jawa Pos Radar Bromo sedang sakit parah dan butuh biaya medis. Untungnya, ia ingat salah satu wartawan Jawa Pos Radar Bromo dan langsung mengklarifikasinya.

“Saya baru tahu dan sadar juga kalau itu penipuan. Untungnya, saya tidak tertipu. Ternyata teman-teman di DPRD Kabupaten Probolinggo hampir semuanya dihubungi dengan modus penipuan sama,” ujarnya.

Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Bromo Hana Susanti menegaskan apa yang dilakukan oknum yang mengatasnamakan Bayu itu dipastikan penipuan. Karena di Jawa Pos Radar Bromo tidak ada karyawan yang bernama Bayu dan sakit parah.

“Selain itu, wartawan atau siapa pun di Jawa Pos Radar Bromo, tidak dibenarkan dan dilarang meminta atau menerima apapun dari narasumber,” ujarnya. (mas/rud)