alexametrics
28.9 C
Probolinggo
Friday, 27 May 2022

Sarungan-Kopiahan, Ternyata Maling, Gondol Honda Vario

KEJAYANRadar Bromo – Ini bukan soal sarung, kopiah, atau baju takwa. Pakaian jamaah itu ternyata digunakan para penjahat untuk mencuri sepeda motor saat beraksi di tempat ibadah. Modus cerdik, tapi kurang ajar.

Tidak ada yang mengira pemuda itu mengincar motor jamaah Masjid Nurul Amanah, Desa Wrati, Kecamatan Kejayan. Dia bersarung. Pakai baju takwa. Juga berkopiah. Persis jamaah yang mau salat Magrib pada Jumat petang (28/1). Untuk menutupi wajah, dia mengenakan masker.

Tujuan pemuda itu datang ke masjid ternyata jahat. Saat jamaah tengah salat Magrib, dia menuju motor yang parkir di salah satu sudut Masjid Nurul Amanah. Benar-benar pemuda itu berniat mengelabui warga. Dengan sarung dan kopiah, pasti orang mengira dia hendak ikut salat berjamaah.

Memang, dalam rekaman kamera CCTV, pelaku datang saat situasi mulai sepi. Hanya terlihat seorang jamaah perempuan berjalan. Dia tergopoh-gopoh menuju masjid. Lalu, beberapa anak ada di dekat pintu gerbang.

Pelaku terlihat begitu tenang. Dia berjalan kaki menuju halaman masjid. Mulanya, mengincar salah satu motor yang terparkir di dekat jerambah masjid. Namun, kemudian pelaku mengurungkan niat. Pindah sasaran ke motor lain yang terparkir di salah satu sudut.

Kamera CCTV juga menunjukkan dia mengeluarkan sesuatu dari balik baju. Seperti alat untuk merusak kunci motor yang akan dicuri. Selanjutnya, pelaku menuju sebuah Honda Vario 125. Hanya dalam 15 detik, dia berhasil menyalakan mesin motor. Pelaku sudah bersiap kabur. Tapi, roda motor tersendat. Sebab, pemilik menggembok cakram roda depan sepeda motornya.

Meski begitu, pelaku tak menyerah begitu saja. Dia lalu turun dari motor untuk membuka gembok cakram. Semua kendala teratasi. Pelaku bergegas keluar dari halaman masjid. Bahkan, dia tak terlihat grogi meski ada beberapa anak berada di gerbang masjid.

KEJAYANRadar Bromo – Ini bukan soal sarung, kopiah, atau baju takwa. Pakaian jamaah itu ternyata digunakan para penjahat untuk mencuri sepeda motor saat beraksi di tempat ibadah. Modus cerdik, tapi kurang ajar.

Tidak ada yang mengira pemuda itu mengincar motor jamaah Masjid Nurul Amanah, Desa Wrati, Kecamatan Kejayan. Dia bersarung. Pakai baju takwa. Juga berkopiah. Persis jamaah yang mau salat Magrib pada Jumat petang (28/1). Untuk menutupi wajah, dia mengenakan masker.

Tujuan pemuda itu datang ke masjid ternyata jahat. Saat jamaah tengah salat Magrib, dia menuju motor yang parkir di salah satu sudut Masjid Nurul Amanah. Benar-benar pemuda itu berniat mengelabui warga. Dengan sarung dan kopiah, pasti orang mengira dia hendak ikut salat berjamaah.

Memang, dalam rekaman kamera CCTV, pelaku datang saat situasi mulai sepi. Hanya terlihat seorang jamaah perempuan berjalan. Dia tergopoh-gopoh menuju masjid. Lalu, beberapa anak ada di dekat pintu gerbang.

Pelaku terlihat begitu tenang. Dia berjalan kaki menuju halaman masjid. Mulanya, mengincar salah satu motor yang terparkir di dekat jerambah masjid. Namun, kemudian pelaku mengurungkan niat. Pindah sasaran ke motor lain yang terparkir di salah satu sudut.

Kamera CCTV juga menunjukkan dia mengeluarkan sesuatu dari balik baju. Seperti alat untuk merusak kunci motor yang akan dicuri. Selanjutnya, pelaku menuju sebuah Honda Vario 125. Hanya dalam 15 detik, dia berhasil menyalakan mesin motor. Pelaku sudah bersiap kabur. Tapi, roda motor tersendat. Sebab, pemilik menggembok cakram roda depan sepeda motornya.

Meski begitu, pelaku tak menyerah begitu saja. Dia lalu turun dari motor untuk membuka gembok cakram. Semua kendala teratasi. Pelaku bergegas keluar dari halaman masjid. Bahkan, dia tak terlihat grogi meski ada beberapa anak berada di gerbang masjid.

MOST READ

BERITA TERBARU

/