alexametrics
26.9 C
Probolinggo
Monday, 23 May 2022

Sarpras Minim, Masih Berlakukan Tilang Manual di Kota Probolinggo

KADEMANGAN, Radar Bromo – Rencana Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meniadakan tilang manual dan diganti dengan tilang elektronik, belum sepenuhnya bisa diterapkan di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota. Sebab, sejauh ini masih butuh dukungan sarana dan prasaran dari Mabes Polri.

Sembari menunggu hal itu, maka Satlantas Polres Probolinggo Kota masih tetap menggunakan tilang manual. Seperti diungkapkan Kasatlantas Polresta AKP Tavip Hariyanto. Menurutnya, untuk tilang elektronik sudah berjalan, namun untuk berkas tilangnya yang dikirimkan. Sedangkan, untuk proses penilangannya masih manual.

“Kalau untuk pelaporan berkas tilang yang disetorkan ke pusat sudah menggunakan elektronik atau aplikasi. Sehingga, berkas atau surat tilangnya difoto dan dimasukan serta dilaporkan ke pusat,” jelasnya.

Namun untuk tata cara pelaksanaan tilangnya, masih menggunakan cara manual. Hal itu dilakukan lantaran Satlantas masih menunggu kiriman CCTV dari Mabes Polri. Rencananya, CCTV itu akan dipasang di tiga titik di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota.

“Untuk tilangnya tetap masih menggunakan manual. Soalnya kami masih tunggu alat (CCTV) dari Mabes. Jadi, untuk tilangnya sementara pakai manual,” ujar Tavip. (rpd/rud)

KADEMANGAN, Radar Bromo – Rencana Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meniadakan tilang manual dan diganti dengan tilang elektronik, belum sepenuhnya bisa diterapkan di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota. Sebab, sejauh ini masih butuh dukungan sarana dan prasaran dari Mabes Polri.

Sembari menunggu hal itu, maka Satlantas Polres Probolinggo Kota masih tetap menggunakan tilang manual. Seperti diungkapkan Kasatlantas Polresta AKP Tavip Hariyanto. Menurutnya, untuk tilang elektronik sudah berjalan, namun untuk berkas tilangnya yang dikirimkan. Sedangkan, untuk proses penilangannya masih manual.

“Kalau untuk pelaporan berkas tilang yang disetorkan ke pusat sudah menggunakan elektronik atau aplikasi. Sehingga, berkas atau surat tilangnya difoto dan dimasukan serta dilaporkan ke pusat,” jelasnya.

Namun untuk tata cara pelaksanaan tilangnya, masih menggunakan cara manual. Hal itu dilakukan lantaran Satlantas masih menunggu kiriman CCTV dari Mabes Polri. Rencananya, CCTV itu akan dipasang di tiga titik di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota.

“Untuk tilangnya tetap masih menggunakan manual. Soalnya kami masih tunggu alat (CCTV) dari Mabes. Jadi, untuk tilangnya sementara pakai manual,” ujar Tavip. (rpd/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/