alexametrics
29.8 C
Probolinggo
Tuesday, 28 June 2022

Mabuk Miras, Remaja asal Lumajang Ini Curi Dump Truck

LECES,Radar Bromo – Di usianya yang masih belasan tahun, AL harus berurusan dengan hukum. Penyebabnya, remaja 18 tahun asal Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang tersebut, mencuri kendaraan. Tak tanggung-tanggung, kendaraan yang dicuri adalah jenis dump truck.

Aksi pencurian itu dilakukan AL di jalan Raya Probolinggo-Lumajang, tepatnya di Desa Jorongan, Kecamatan Leces. Aksi pencurian itu dilakukan Senin (26/10) lalu. Ironisnya, AL beraksi dalam kondisi setengah sadar, lantaran menenggak minuman keras.

“Yang diamankan satu pelaku percobaan pencurian dump truck. Kebetulan pelaku bukan warga Probolinggo, melainkan warga Lumajang,” ujar Kapolsek Leces, AKP Achmad Gandhi melalui Bripka Eko Apriyanto Kanitreskrimnya, Selasa (27/10).

Apri -sapaan akrabnya- menjelaskan, aksi pencurian ini terjadi sekitar pukul 12.00. Saat itu, pelaku bersama dengan 8 temannya menggelar pesta miras di taman umum Pasirian. Dalam pengaruh miras itulah salah satu dari mereka mempunyai ide untuk mencuri truk.

“Sekitar pukul 14.00, mereka bergeser ke wilayah Kecamatan Tempeh untuk mencari sasaran. Selanjutnya, pelaku menunggu truk yang lewat. Kemudian pura-pura numpang,” ujarnya.

Dengan modus menumpang inilah, akhirnya AL berhasil menghentikan dump truck bernopol L 9516 UV yang dikemudikan M. Nurullah 38, warga asal asal Desa Ngepoh, Kecamatan Dringu.

Saat ada di dalam perjalanan, sopir dump truck sempat menanyakan asal pelaku. Namun sayang pelaku tidak menjawab dengan jelas. Sopir sebelumnya juga meminta agar pelaku tidak membawa senjata tajam yang sedang dibawanya. Sehingga pelaku menitipkannya di sebuah warung makan di sekitar lokasi pengepul pasir.

“Ketika korban dan pelaku sedang dalam perjalanan, para pelaku yang lain membuntuti dari belakang menggunakan sepeda motor,” ujarnya.

Karena curiga dengan pertanyaan yang sebelumnya tidak dijawab, sopir menghentikan truk di sebuah warung di Desa Jorongan. Kemudian kunci kontak dibiarkan tetap tergantung. Sementara AL tetap di atas truk.

“Sekitar pukul 22.30 sopir memberhentikan mobilnya lantaran sudah curiga. Saat sopir ada di dalam warung, ada pelaku lain masuk ke dalam truk. Kemudian pelaku AL menghidupkan truk, dan berusaha menjalankan ke depan dan ke belakang,” ujarnya.

Nah, saat sedang melajukan truk inilah kemudian ban truk terperosok ke selokan yang ada di sekitar lokasi kejadian. Mengetahui truk coba dicuri, korban yang memang mengawasi gelagat pelaku, bersama sopir truk lain dan pemilik warung, lantas bergerak ke arah truk.

Pelaku dan temannya kemudian melarikan diri. Sedangkan AL bersembunyi di kabin truk lain yang terparkir tak jauh dari lokasi.

“Jadi AL ini kami amankan, saat dia bersembunyi di kabin truk. Sementara pelaku lainnya berhasil melarikan diri. Pelaku lain masih dalam pengejaran. Selain itu kami juga amankan beberapa barang bukti lainnya,” ujarnya. (mu/fun)

LECES,Radar Bromo – Di usianya yang masih belasan tahun, AL harus berurusan dengan hukum. Penyebabnya, remaja 18 tahun asal Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang tersebut, mencuri kendaraan. Tak tanggung-tanggung, kendaraan yang dicuri adalah jenis dump truck.

Aksi pencurian itu dilakukan AL di jalan Raya Probolinggo-Lumajang, tepatnya di Desa Jorongan, Kecamatan Leces. Aksi pencurian itu dilakukan Senin (26/10) lalu. Ironisnya, AL beraksi dalam kondisi setengah sadar, lantaran menenggak minuman keras.

“Yang diamankan satu pelaku percobaan pencurian dump truck. Kebetulan pelaku bukan warga Probolinggo, melainkan warga Lumajang,” ujar Kapolsek Leces, AKP Achmad Gandhi melalui Bripka Eko Apriyanto Kanitreskrimnya, Selasa (27/10).

Apri -sapaan akrabnya- menjelaskan, aksi pencurian ini terjadi sekitar pukul 12.00. Saat itu, pelaku bersama dengan 8 temannya menggelar pesta miras di taman umum Pasirian. Dalam pengaruh miras itulah salah satu dari mereka mempunyai ide untuk mencuri truk.

“Sekitar pukul 14.00, mereka bergeser ke wilayah Kecamatan Tempeh untuk mencari sasaran. Selanjutnya, pelaku menunggu truk yang lewat. Kemudian pura-pura numpang,” ujarnya.

Dengan modus menumpang inilah, akhirnya AL berhasil menghentikan dump truck bernopol L 9516 UV yang dikemudikan M. Nurullah 38, warga asal asal Desa Ngepoh, Kecamatan Dringu.

Saat ada di dalam perjalanan, sopir dump truck sempat menanyakan asal pelaku. Namun sayang pelaku tidak menjawab dengan jelas. Sopir sebelumnya juga meminta agar pelaku tidak membawa senjata tajam yang sedang dibawanya. Sehingga pelaku menitipkannya di sebuah warung makan di sekitar lokasi pengepul pasir.

“Ketika korban dan pelaku sedang dalam perjalanan, para pelaku yang lain membuntuti dari belakang menggunakan sepeda motor,” ujarnya.

Karena curiga dengan pertanyaan yang sebelumnya tidak dijawab, sopir menghentikan truk di sebuah warung di Desa Jorongan. Kemudian kunci kontak dibiarkan tetap tergantung. Sementara AL tetap di atas truk.

“Sekitar pukul 22.30 sopir memberhentikan mobilnya lantaran sudah curiga. Saat sopir ada di dalam warung, ada pelaku lain masuk ke dalam truk. Kemudian pelaku AL menghidupkan truk, dan berusaha menjalankan ke depan dan ke belakang,” ujarnya.

Nah, saat sedang melajukan truk inilah kemudian ban truk terperosok ke selokan yang ada di sekitar lokasi kejadian. Mengetahui truk coba dicuri, korban yang memang mengawasi gelagat pelaku, bersama sopir truk lain dan pemilik warung, lantas bergerak ke arah truk.

Pelaku dan temannya kemudian melarikan diri. Sedangkan AL bersembunyi di kabin truk lain yang terparkir tak jauh dari lokasi.

“Jadi AL ini kami amankan, saat dia bersembunyi di kabin truk. Sementara pelaku lainnya berhasil melarikan diri. Pelaku lain masih dalam pengejaran. Selain itu kami juga amankan beberapa barang bukti lainnya,” ujarnya. (mu/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/