Bantu Teman Jarah Warung, Pemuda asal Wrati Kejayan Ditangkap

WONOREJO, Radar Bromo – Hari-hari Abdul Bisri, 23, kini harus dilalui di balik jeruji besi. Pemuda asal Desa Wrati, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, itu ditangkap polisi, Kamis (26/9). Ia disangka terlibat pencurian di sebuah rumah makan yang ada di Desa Pakijangan, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan.

Bisri diamankan saat berada di rumahnya. Ia tak dapat menghindari kedatangan sejumlah petugas kepolisian. Ia pun langsung dicecar beberapa pertanyaan. Bisri pun mengakui perbuatannya. “Tentunya, kami amankan pelaku setelah proses penyelidikan,” kata Kapolsek Wonorejo AKP Made Jayantara.

Menurut Made, pelaku beraksi pada 7 September lalu. Sasarannya yakni rumah makan di Jalan Pasuruan-Wonorejo. Pelaku sejatinya berperan untuk melancarkan aksi temannya. “Dia yang disuruh untuk menjemput dan membawa barang curian itu,” ujar perwira polisi dengan tiga setrip di pundaknya itu.

Sedangkan eksekutor dalam pencurian itu yakni M Efendi alias Pepeng yang telah tertangkap petugas Polres Pasuruan Kota beberapa waktu lalu. Pepeng memasuki rumah makan tersebut dengan cara mencongkel jendela belakang. Kemudian mencabut terali besi dengan linggis.

Setelah berhasil, pelaku masuk ke dalam rumah makan itu lantas menuju ke salah satu kamar di rumah makan yang juga dijadikan tempat tinggal pemiliknya itu. Aksi pelaku yang berlangsung sekitar pukul 23.00 itu membuahkan hasil. Ia membawa kabur sebuah televisi, dua ponsel, dan uang tunai senilai Rp 450 ribu.

“Setelah keluar dari rumah makan membawa barang curian, pelaku menghubungi tersangka Abdul Bisri. Ia diminta menjemput dan membawakan barang-barang curian itu,” jelas Made.

Keduanya langsung menuju rumah tersangka Abdul Bisri. Pepeng lantas menjual barang hasil curian itu senilai Rp 1 juta. Uang hasil penjualan itu lalu dibagikan kepada Abdul Bisri yang hanya menerima Rp 150 ribu.

“Tersangka diancam pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Saat ini kami masih kembangkan untuk memburu pelaku penadah yang membeli barang curian,” jelas Made. (tom/mie)