alexametrics
29.4 C
Probolinggo
Monday, 15 August 2022

Komplotan Curwan 16 TKP di Probolinggo Dibekuk, 1 Didor

MAYANGAN, Radar Bromo – Tersangka komplotan pelaku pencurian hewan (curwan) yang kerap beraksi di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota diringkus. Ada tiga tersangka yang dibekuk. Sedangkan, tiga tersangka lainnya masih diburu.

Dari hasil penyelidikan kepolisian, komplotan ini telah beraksi di 16 tempat kejadian perkara (TKP). Selain tiga tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti. Berupa dua ekor sapi.

Kepolisian belum bersedia mengungkap identitas tersangka maling ini. Hanya memberikan inisial. Masing-masing berinisial SS, 19; IS, 27; dan SW 54. Ketiganya merupakan warga Kota Probolinggo.

“Komplotan ini punya peran masing-masang. Ada yang bagian mencongkel dan membuka pintu kandang. Dua lainnya bagian mengambil sapi. Selanjutnya, saat melarikan diri, dua orang membawa sapi dan lainnya berjaga di depan-belakang untuk mengamankan,” ujar Kapolres Probolinggo Kota AKBP Wadi Sa’bani.

Ketiga tersangka awalnya terjaring Operasi Kamtibmas di wilayah Polsek Wonoasih, Senin (13/6) lalu. Dari jok motor yang dikemudikan SS, terdapat sejumlah alat yang tidak wajar. Ada linggis, tang, tampar, dan sejumlah peralatan lainnya.

“Petugas mencurigai ada gelagat yang tidak baik, sehingga diperiksa lebih lanjut. Benar, rupanya SS hendak melakukan aksi curwan beserta rekannya,” jelasnya.

Dari hasil pengembangan, polisi akhirnya juga mengamankan IS dan SW. IS yang merupakan residivis kasus curanmor berusaha melawan. “Sehingga petugas melakukan tindakan tegas (ditembak),” ujar Wadi.

MAYANGAN, Radar Bromo – Tersangka komplotan pelaku pencurian hewan (curwan) yang kerap beraksi di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota diringkus. Ada tiga tersangka yang dibekuk. Sedangkan, tiga tersangka lainnya masih diburu.

Dari hasil penyelidikan kepolisian, komplotan ini telah beraksi di 16 tempat kejadian perkara (TKP). Selain tiga tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti. Berupa dua ekor sapi.

Kepolisian belum bersedia mengungkap identitas tersangka maling ini. Hanya memberikan inisial. Masing-masing berinisial SS, 19; IS, 27; dan SW 54. Ketiganya merupakan warga Kota Probolinggo.

“Komplotan ini punya peran masing-masang. Ada yang bagian mencongkel dan membuka pintu kandang. Dua lainnya bagian mengambil sapi. Selanjutnya, saat melarikan diri, dua orang membawa sapi dan lainnya berjaga di depan-belakang untuk mengamankan,” ujar Kapolres Probolinggo Kota AKBP Wadi Sa’bani.

Ketiga tersangka awalnya terjaring Operasi Kamtibmas di wilayah Polsek Wonoasih, Senin (13/6) lalu. Dari jok motor yang dikemudikan SS, terdapat sejumlah alat yang tidak wajar. Ada linggis, tang, tampar, dan sejumlah peralatan lainnya.

“Petugas mencurigai ada gelagat yang tidak baik, sehingga diperiksa lebih lanjut. Benar, rupanya SS hendak melakukan aksi curwan beserta rekannya,” jelasnya.

Dari hasil pengembangan, polisi akhirnya juga mengamankan IS dan SW. IS yang merupakan residivis kasus curanmor berusaha melawan. “Sehingga petugas melakukan tindakan tegas (ditembak),” ujar Wadi.

MOST READ

BERITA TERBARU

/