Mau Antar SS-Ekstasi, Warga Jabon Dibekuk di Pandaan

BANGIL, Radar Bromo – Hari-hari Iqbal Afifi, warga Kedungpandan, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, kini harus dilaluinya dari balik jeruji penjara. Itu, setelah pemuda 23 tahun tersebut tepergok tangan membawa narkoba.

Ia ditangkap anggota Satresnarkoba Polres Pasuruan, Rabu (24/3) sekitar pukul 10.00. Ketika itu, ia hendak menyetorkan barang haram berupa sabu-sabu dan ekstasi ke pemesan.

Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan menuturkan, tersangka ditangkap di indekosnya yang ada di Jalan Juanda, Kecamatan Pandaan. Tersangka baru saja memperoleh barang dan hendak mengantar barang tersebut ke pemesan.

Namun, belum sempat ia menyetorkan barang haram tersebut, keburu tepergok petugas. Akibatnya, ia pun harus mendekam di balik tahanan.

“Tersangka ditangkap di indekosnya. Saat baru saja memperoleh barang dan hendak mengantar sabu-sabu dan obat-obatan terlarang,” jelas Rofiq –sapaan akrabnya-.

Dalam penangkapan yang dilakukan, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti. Total ada 41,97 gram sabu-sabu yang diamankan.

Petugas juga mengamankan 110 pil berupa ekstasi. Serta beberapa barang bukti lain, seperti timbangan elektrik. Atas temuan itulah, tersangka kemudian digiring ke Mapolres Pasuruan untuk pemeriksaan.

Tersangka Iqbal mengaku, kalau dirinya hanya memperoleh titipan. Bahkan, ia mengklaim hanya sekali menjalankan bisnis tersebut. “Saya hanya dititipi,” jelas karyawan salah satu pabrik di wilayah Pandaan ini.

Karena ulahnya itu, tersangka dijerat pasal 114 jo pasal 112 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ia terancam hukuman 5 tahun hingga 20 tahun penjara. (one/mie)