Selundupkan Pil Koplo ke Rutan Bangil lewat Mi Goreng dan Rokok

BANGIL, Radar Bromo–Upaya penyelundupan pil koplo ke Rutan Bangil, berhasil digagalkan. Dua orang yang ditengarai menjadi pengedar pil terlarang itu berhasil diamankan. Mereka adalah Moh. Rukhul Amin, 21, warga Prigen dan Moh. Maulid Sihabuddin, 20, warga Cowek, Kecamatan Purwodadi.

Kepala Satuan Pengamanan Rutan Bangil Heka Sandiar Putra mengatakan, penggagalan upaya penyelundupan pil logo Y, berlangsung kemarin (27/2).

Ketika itu, petugas Rutan Bangil memperoleh informasi, adanya rencana penyelundupan obat-obatan terlarang ke salah satu warga binaan berinisial MD. Petugas kemudian melakukan penelusuran. Petugas juga memperketat pemeriksaan terhadap para pengunjung yang hendak membesuk.

Saat pemeriksaan itulah, petugas mendapati hal yang mencurigakan dari kedua pelaku. Mereka menunjukkan gelagat yang tidak biasa saat diperiksa.

“Kami melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan kedua pelaku,” kata Heka Sandiar, saat mendampingi Kepala Rutang Bangil Tristiantoro Adi Wibowo.

Dalam penggeledahan barang bawaan itulah, petugas mendapati pil koplo sebanyak delapan butir. Delapan pil koplo itu mereka kemas dalam bungkus rokok serta mi goreng. Awalnya, mereka mengelak. Namun, setelah ditunjukkan beberapa bukti yang terkait, akhirnya mereka mengakuinya.

“Pil logo Y itu mereka bungkus dengan kertas rokok. Awalnya mereka mengelak. Tapi, setelah kami tunjukkan beberapa hal yang menguatkan, mereka tak bisa menampiknya,” jelasnya.

Atas temuan itulah, pihaknya kemudian berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Dua orang yang diduga menjadi pengedar pil koplo itu akhirnya digiring ke Mapolsek Bangil untuk menjalani pemeriksaan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian terdekat. Dan kasusnya sekarang ditangani Polsek Bangil,” urainya. (one/mie)