alexametrics
27.2 C
Probolinggo
Sunday, 29 May 2022

Nomor Mesin-Kerangka Motor Milik Pencuri Toko Basmalah di Tutur Palsu

TUTUR, Radar Bromo- Unit Reskrim Polsek Nongkojajar belum berhasil melacak jejak pencuri motor di Toko Basmalah, Desa Wonosari, Kecamatan Tutur, pada Selasa malam (25/1). Pencurian itu digagalkan empat penjaga toko yang gagah berani.

Bahkan, pelaku langsung kabur terbirit-birit. Mereka lari masuk ke hutan pinus di sekitar lokasi. Sepeda motornya pun ditinggalkan di tempat kejadian perkara (TKP). Motor Honda Vario bernopol AG 3145 NM itu kini diamankan di Mapolsek Nongkojajar. Pelakunya belum terkejar.

”Lidik sedang kami lakukan. Pelakunya dua orang dan kabur. Identitas keduanya belum terungkap,” kata Kanitreskrim Polsek Nongkojajar Aipda Akhdian Pramono.

Bukankah ada barang bukti sepeda motor? Akhdian mengaku sudah melacak nomor polisi kendaraan tersebut. Asal-usulnya diselidiki. Dia menduga sepeda motor tersebut juga merupakan kendaraan curian. Sebab, menurut Akhdian, nomor polisinya palsu.

Pelat nopol yang terpasang di motor tidak sesuai dengan nomor rangka (noka) dan nomer mesinnya (nosin). ”Sudah kami cek. Jadi, pelat nopolnya dengan seri yang ada, itu palsu,” bebernya.

Dilihat dari nomor mesin dan rangka kendaraannya, terang Akhdian, motor Honda Vario tersebut berasal dari Kota Malang. Namun, nomor polisinya terindikasi Vario itu seakan-akan berasal dari wilayah Blitar, Kediri, Trenggalek, atau Tulungagung.

”Kami duga merupakan motor hasil curian,” ungkapnya. (zal/far)

TUTUR, Radar Bromo- Unit Reskrim Polsek Nongkojajar belum berhasil melacak jejak pencuri motor di Toko Basmalah, Desa Wonosari, Kecamatan Tutur, pada Selasa malam (25/1). Pencurian itu digagalkan empat penjaga toko yang gagah berani.

Bahkan, pelaku langsung kabur terbirit-birit. Mereka lari masuk ke hutan pinus di sekitar lokasi. Sepeda motornya pun ditinggalkan di tempat kejadian perkara (TKP). Motor Honda Vario bernopol AG 3145 NM itu kini diamankan di Mapolsek Nongkojajar. Pelakunya belum terkejar.

”Lidik sedang kami lakukan. Pelakunya dua orang dan kabur. Identitas keduanya belum terungkap,” kata Kanitreskrim Polsek Nongkojajar Aipda Akhdian Pramono.

Bukankah ada barang bukti sepeda motor? Akhdian mengaku sudah melacak nomor polisi kendaraan tersebut. Asal-usulnya diselidiki. Dia menduga sepeda motor tersebut juga merupakan kendaraan curian. Sebab, menurut Akhdian, nomor polisinya palsu.

Pelat nopol yang terpasang di motor tidak sesuai dengan nomor rangka (noka) dan nomer mesinnya (nosin). ”Sudah kami cek. Jadi, pelat nopolnya dengan seri yang ada, itu palsu,” bebernya.

Dilihat dari nomor mesin dan rangka kendaraannya, terang Akhdian, motor Honda Vario tersebut berasal dari Kota Malang. Namun, nomor polisinya terindikasi Vario itu seakan-akan berasal dari wilayah Blitar, Kediri, Trenggalek, atau Tulungagung.

”Kami duga merupakan motor hasil curian,” ungkapnya. (zal/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/