alexametrics
28.6 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Sepasang Sapi Warga Pilang Raib, Pemiliknya Merugi Puluhan Juta

KADEMANGAN, Radar Bromo – Sungguh sial nasib Jumadin, 49. Warga Gang Gayam, Jalan Soekarno Hatta, Keluruhan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo tersebut, menjadi korban pencurian. Itu setelah sepasang sapi miliknya, raib dicuri dari kandangnya.

Pencurian itu terjadi Selasa (26/1) dini hari di kandang permanen miliknya. Pelaku membobol kandang sapi yang terbuat dari anyaman bambu. Akibatnya Jumadin alami kerugian sebesar Rp 25 juta rupiah.

Jawa Pos Radar Bromo mendatangi kandangnya. Rupanya jarak kandang dan rumah Jumadin cukup jauh, Berkisar 120 meter dari rumahnya. Bahkan berbeda RT. Kandang dengan panjang 4×4 meter itu berada di RT 4/RW 1. Sementara rumah Jumadin berada di RT 1 di RW yang sama. Yakni RW 1.

Rufiah, ketua RT 4 pada RW 1 mengatakan bahwa meski jarak rumah dan kandang sapi milik Jumadin jauh dari rumahnya, di sekitar kandang dekat dengan rumah saudaranya.

Rufiah menyebut, saat pencurian terjadi Selasa (26/1) lalu, ada sejumlah warga yang melihatnya. Namun tak berani menegur. “Informasi yang saya terima, ada warga yang melihat pelaku yang membawa sepasang sapi dengan menggunakan minibus. Kendaraan pelaku diletakkan di dekat ipal. Bahkan ada bekas kotoran sapi dan roda di lokasi,” katanya.

Warga yang hendak ke pasar melihat, ada dua orang menggunakan penutup wajah. Di sampingnya ada sebuah mobil yang menyeberang rel ke jalan raya. “Sampai di jalan raya (Jl. Soekarno Hatta) setelah melintasi rel, kedua orang itu atau masuk minibus dan pergi ke arah barat,” tambahnya.

“Di sekitar kandang saya, ada kandang lainnya yang sapinya lebih besar. Tetapi kenapa yang diambil sapi saya. Apalagi beberapa tahun sebelumnya dua ekor atau sepasang sapi saya juga hilang. Untuk yang hilang sepasang ini, perkiraan Rp 25 juta,” beber Jumadin.

Pria yang bekerja sebagai sales itu menuturkan bahwa hilangnya sapi tersebut diketahuinya sekitar pukul 02.30. “Jadi sekitar pukul 01.30 paman saya ke sumber (air) untuk berwudhu’. Selanjutnya sekitar pukul 02.00 kandang sapi tampak terbuka. Saat dilihat, rupanya sepasang sapi coklat milik saya digondol maling. Akhirnya paman saya memberitahukan kepada saya,” tambahnya.

Pihak keluarga sempat melakukan pencarian, namun hingga Rabu (27/1) siang kedua sapi miliknya belum ditemukan. “Untuk laporan seara resmi memang belum. Tapi pada saat kejadian ada petugas dari Polsek Kademangan yang mendatangi kandang saya,” katanya.

Terpisah, Kapolsek Kademangan, AKP Sumardjo mengatakan bahwa hingga Rabu (27/1) siang tidak ada laporan yang masuk mengenai kejadian tersebut. “Korban tidak melapor ke Polsek Kademangan. Hingga saat ini (Rabu, Red) belum ada laporan. Tidak tahu lagi jika ke Polresta,” katanya. (rpd/fun)

KADEMANGAN, Radar Bromo – Sungguh sial nasib Jumadin, 49. Warga Gang Gayam, Jalan Soekarno Hatta, Keluruhan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo tersebut, menjadi korban pencurian. Itu setelah sepasang sapi miliknya, raib dicuri dari kandangnya.

Pencurian itu terjadi Selasa (26/1) dini hari di kandang permanen miliknya. Pelaku membobol kandang sapi yang terbuat dari anyaman bambu. Akibatnya Jumadin alami kerugian sebesar Rp 25 juta rupiah.

Jawa Pos Radar Bromo mendatangi kandangnya. Rupanya jarak kandang dan rumah Jumadin cukup jauh, Berkisar 120 meter dari rumahnya. Bahkan berbeda RT. Kandang dengan panjang 4×4 meter itu berada di RT 4/RW 1. Sementara rumah Jumadin berada di RT 1 di RW yang sama. Yakni RW 1.

Rufiah, ketua RT 4 pada RW 1 mengatakan bahwa meski jarak rumah dan kandang sapi milik Jumadin jauh dari rumahnya, di sekitar kandang dekat dengan rumah saudaranya.

Rufiah menyebut, saat pencurian terjadi Selasa (26/1) lalu, ada sejumlah warga yang melihatnya. Namun tak berani menegur. “Informasi yang saya terima, ada warga yang melihat pelaku yang membawa sepasang sapi dengan menggunakan minibus. Kendaraan pelaku diletakkan di dekat ipal. Bahkan ada bekas kotoran sapi dan roda di lokasi,” katanya.

Warga yang hendak ke pasar melihat, ada dua orang menggunakan penutup wajah. Di sampingnya ada sebuah mobil yang menyeberang rel ke jalan raya. “Sampai di jalan raya (Jl. Soekarno Hatta) setelah melintasi rel, kedua orang itu atau masuk minibus dan pergi ke arah barat,” tambahnya.

“Di sekitar kandang saya, ada kandang lainnya yang sapinya lebih besar. Tetapi kenapa yang diambil sapi saya. Apalagi beberapa tahun sebelumnya dua ekor atau sepasang sapi saya juga hilang. Untuk yang hilang sepasang ini, perkiraan Rp 25 juta,” beber Jumadin.

Pria yang bekerja sebagai sales itu menuturkan bahwa hilangnya sapi tersebut diketahuinya sekitar pukul 02.30. “Jadi sekitar pukul 01.30 paman saya ke sumber (air) untuk berwudhu’. Selanjutnya sekitar pukul 02.00 kandang sapi tampak terbuka. Saat dilihat, rupanya sepasang sapi coklat milik saya digondol maling. Akhirnya paman saya memberitahukan kepada saya,” tambahnya.

Pihak keluarga sempat melakukan pencarian, namun hingga Rabu (27/1) siang kedua sapi miliknya belum ditemukan. “Untuk laporan seara resmi memang belum. Tapi pada saat kejadian ada petugas dari Polsek Kademangan yang mendatangi kandang saya,” katanya.

Terpisah, Kapolsek Kademangan, AKP Sumardjo mengatakan bahwa hingga Rabu (27/1) siang tidak ada laporan yang masuk mengenai kejadian tersebut. “Korban tidak melapor ke Polsek Kademangan. Hingga saat ini (Rabu, Red) belum ada laporan. Tidak tahu lagi jika ke Polresta,” katanya. (rpd/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/