Tak Bisa Membayar, Rumah di Jalan Imam Bonjol Dieksekusi

EKSEKUSI: Petugas dari PN Pasuruan membongkar gembok pintu sebuah bangunan di Jalan Imam Bonjol. Proses eksekusi bangunan rumah ini terkait perkara utang-piutang dari pihak yang bersengketa. (Foto: Istimewa)

Related Post

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Sebuah bangunan di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Bugul Lor, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, dieksekusi kemarin (27/1). Eksekusi bangunan yang berada di depan PT Boma Bisma Indra ini dilakukan oleh Pengadilan Negeri (PN) Kota Pasuruan dengan dibantu pengamanan oleh Polres Pasuruan Kota.

Proses eksekusi bangunan yang diketahui menjadi tempat usaha tabung elpiji ini sendiri berjalan dengan lancar. Tidak ada satu pun pihak yang mencoba untuk menghalangi jalannya eksekusi. Eksekusi dilakukan sekitar 30 menit dan rampung sekitar pukul 10.30.

Humas PN Pasuruan Rahmat Dahlan mengungkapkan, eksekusi ini dilakukan oleh permintaan dari pemohon atas nama Syaiful Hidayat pada bangunan milik Marsuki. Permohonan eksekusi diajukan oleh pada tanggal 9 Januari 2019.

Namun, Rahmat mengaku pihaknya tidak mengetahui secara pasti alasan bangunan itu dieksekusi. Yang jelas, pihak dari pemohon adalah pemenang lelang dan sudah memenuhi seluruh tahapan untuk permohonan eksekusi.

“Permohonan diajukan berdasarkan Grosse Risalah Lelang. Saya tidak tahu karena apa. Cuma yang jelas Syaiful Hidayat ini adalah pemenang lelang,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Pasuruan Kota AKP Endy Purwanto menjelaskan dari informasi yang didapatkan pemilik lama yakni Marsuki memiliki tanggungan pada Syaiful Hidayat. Karena tidak ada iktikad baik untuk membayar, maka bangunan milik Marsuki dilelang dan dilakukan eksekusi.

Endy mengaku proses eksekusi berjalan dengan baik. Polres sendiri menerjunkan personel sebanyak 55 orang dan dibantu dari Kodim sebanyak dua orang. Bangunan ini merupakan gudang kayu dan rumah.

“Terakhir dijadikan usaha gas elpiji. Karena tidak ada iktikad baik dari Marsuki, ya otomatis rumahnya dieksekusi. Alhamdulillah proses berjalan lancar,” pungkas Endy. (riz/fun)