alexametrics
26.9 C
Probolinggo
Monday, 23 May 2022

Giliran Rumah Kontraktor Kakak Hasan Aminuddin Digeledah KPK

MAYANGAN, Radar BromoKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan pengembangan kasus dugaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU), yang menjerat Bupati Probolinggo nonaktif Puput Tantriana Sari dan suaminya Hasan Aminuddin. Rabu (27/10) giliran rumah H Sholeh yang digeledah tim KPK.

H Sholeh merupakan kakak kandung Hasan Aminuddin. Ia selama ini juga jadi kontraktor besar di Probolinggo. Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, dua mobil yang dikendarai tim penyidik KPK, awalnya mendatangi rumah H. Sholeh, di tepi jalan raya pantura perbatasan Wiroborang Kota Probolinggo dan Dringu, Kabupaten Probolinggo.

Namun, tim KPK segera balik kanan. Sebab, H. Sholeh sudah 2 tahun terakhir tak tinggal di rumah itu. ”Iya, tadi ada tamu petugas KPK datang pakai dua mobil. Tapi, karena memang tidak ada di rumah ini, jadi langsung balik,” kata penjaga rumah Sholeh di tepi jalan raya Wiroborang Kota Probolinggo.

Sholeh, diketahui itu tinggal di rumah putrinya di jalan Suyoso nomor 49 Kota Probolinggo. Tim KPK sendiri, datang sekitar pukul 11.00. Di dalam rumah mewah itu, sekitar 10 orang petugas KPK, langsung melakukan penggeledahan.

Dua mobil mewah milik Sholeh pun, tidak luput dari penggeledahan. ”Iya, tadi ada tamu (KPK) pakai dua mobil hitam. Pas awal datang, mereka langsung masukkan mobil dan minta pagar ditutup. Supaya, tidak diketahui wartawan,” kata Kardi, penjaga rumah Sholeh di jalan Suyoso Kota Probolinggo.

Kardi menceritakan, tamu KPK itu datang sekitar pukul 11.00. Penggeledahan dilakukan sekitar 3 jam. “Tidak ada barang yang dibawa petugas. Cuma diperiksa saja,” aku penjaga rumah itu.

Sementara itu sampai Rabu malam (27/10), Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri belum memberikan terkait penggeledahan yang dilakukan petugas KPK di sejumlah rumah kontraktor di Kabupaten Probolinggo. (mas/mie)

 

 

 

MAYANGAN, Radar BromoKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan pengembangan kasus dugaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU), yang menjerat Bupati Probolinggo nonaktif Puput Tantriana Sari dan suaminya Hasan Aminuddin. Rabu (27/10) giliran rumah H Sholeh yang digeledah tim KPK.

H Sholeh merupakan kakak kandung Hasan Aminuddin. Ia selama ini juga jadi kontraktor besar di Probolinggo. Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, dua mobil yang dikendarai tim penyidik KPK, awalnya mendatangi rumah H. Sholeh, di tepi jalan raya pantura perbatasan Wiroborang Kota Probolinggo dan Dringu, Kabupaten Probolinggo.

Namun, tim KPK segera balik kanan. Sebab, H. Sholeh sudah 2 tahun terakhir tak tinggal di rumah itu. ”Iya, tadi ada tamu petugas KPK datang pakai dua mobil. Tapi, karena memang tidak ada di rumah ini, jadi langsung balik,” kata penjaga rumah Sholeh di tepi jalan raya Wiroborang Kota Probolinggo.

Sholeh, diketahui itu tinggal di rumah putrinya di jalan Suyoso nomor 49 Kota Probolinggo. Tim KPK sendiri, datang sekitar pukul 11.00. Di dalam rumah mewah itu, sekitar 10 orang petugas KPK, langsung melakukan penggeledahan.

Dua mobil mewah milik Sholeh pun, tidak luput dari penggeledahan. ”Iya, tadi ada tamu (KPK) pakai dua mobil hitam. Pas awal datang, mereka langsung masukkan mobil dan minta pagar ditutup. Supaya, tidak diketahui wartawan,” kata Kardi, penjaga rumah Sholeh di jalan Suyoso Kota Probolinggo.

Kardi menceritakan, tamu KPK itu datang sekitar pukul 11.00. Penggeledahan dilakukan sekitar 3 jam. “Tidak ada barang yang dibawa petugas. Cuma diperiksa saja,” aku penjaga rumah itu.

Sementara itu sampai Rabu malam (27/10), Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri belum memberikan terkait penggeledahan yang dilakukan petugas KPK di sejumlah rumah kontraktor di Kabupaten Probolinggo. (mas/mie)

 

 

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/