alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Saturday, 2 July 2022

Jualan Buah di Jl Juanda, Putri Polisi Dijambret, Ini Modusnya  

MAYANGAN, Radar Bromo– Berkedok sales buah, seorang jambret menggasak handphone seorang putri anggota Polri, Putri Ajeng Yuniar, 18. Selasa (27/10), Putri dijambret ketika berjualan buah di Jalan Ir. Juanda, Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.

Menjadi korban kejahatan, Putri bersama ibunya langsung melapor ke Polres Probolinggo Kota. Ia melaporkan pelaku yang saat itu mengendarai sepeda motor Honda Vario merah dan telah menggasak handphone Vivo Y17-nya.

Sejatinya, Putri bersama keluarganya tinggal di Desa Sumurmati, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Siang itu, ia bersama ibunya berjualan buah di depan rumah tantenya di Jalan Ir. Juanda. Sekitar pukul 11.00, ada seorang lelaki mampir di lapaknya.

Pria itu bertanya masalah buah yang dijualnya. Kemudian, pelaku mengaku sebagai sales buah. “Pria itu mengaku sebagai sales dan hendak menghubungi ayah. Saya bilang ayah sedang berkerja, sementara ibu sedang ke belakang. Kemudian, pria itu meminjam HP saya untuk menghubungi ayah, ia beralasan HP-nya ketinggalan,” ujar Putri.

Namun, saat korban hendak mengetik pesan kepada ayanya, pria itu langsung mengambil HP-nya. Serta, mengatakan HP-nya sebentar lagi dikembalikan. Tetapi, pelaku yang telah membawa HP korban langsung kabur ke selatan. “HP-nya lagsung dibawa kabur. Akhirnya saya dan ibu langsung laporan,” jelasnya. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian sekitar Rp 1 juta.

Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Probolnggo Kota Bripka Santo, membenarkan adanya laporan dari korban. Laporan itu kini telah sampai di meja Satreskrim. “Laporanya telah kami terima dan langsung kami teruskan untuk dilakukan penyelidikan oleh Satreskrim Polresta,” ujarnya. (rpd/rud)

 

MAYANGAN, Radar Bromo– Berkedok sales buah, seorang jambret menggasak handphone seorang putri anggota Polri, Putri Ajeng Yuniar, 18. Selasa (27/10), Putri dijambret ketika berjualan buah di Jalan Ir. Juanda, Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.

Menjadi korban kejahatan, Putri bersama ibunya langsung melapor ke Polres Probolinggo Kota. Ia melaporkan pelaku yang saat itu mengendarai sepeda motor Honda Vario merah dan telah menggasak handphone Vivo Y17-nya.

Sejatinya, Putri bersama keluarganya tinggal di Desa Sumurmati, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Siang itu, ia bersama ibunya berjualan buah di depan rumah tantenya di Jalan Ir. Juanda. Sekitar pukul 11.00, ada seorang lelaki mampir di lapaknya.

Pria itu bertanya masalah buah yang dijualnya. Kemudian, pelaku mengaku sebagai sales buah. “Pria itu mengaku sebagai sales dan hendak menghubungi ayah. Saya bilang ayah sedang berkerja, sementara ibu sedang ke belakang. Kemudian, pria itu meminjam HP saya untuk menghubungi ayah, ia beralasan HP-nya ketinggalan,” ujar Putri.

Namun, saat korban hendak mengetik pesan kepada ayanya, pria itu langsung mengambil HP-nya. Serta, mengatakan HP-nya sebentar lagi dikembalikan. Tetapi, pelaku yang telah membawa HP korban langsung kabur ke selatan. “HP-nya lagsung dibawa kabur. Akhirnya saya dan ibu langsung laporan,” jelasnya. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian sekitar Rp 1 juta.

Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Probolnggo Kota Bripka Santo, membenarkan adanya laporan dari korban. Laporan itu kini telah sampai di meja Satreskrim. “Laporanya telah kami terima dan langsung kami teruskan untuk dilakukan penyelidikan oleh Satreskrim Polresta,” ujarnya. (rpd/rud)

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/