Kasus Dugaan Penelantaran, BKD Dalami Keterangan Satpol PP dan Istri

PASURUAN, Radar Bromo – Proses dugaan indisipliner salah satu personel Satpol PP di Kota Pasuruan, MJ yang dilaporkan oleh istrinya terus bergulir. Pemkot menyebut saat ini tim disiplin masih menggali keterangan dari kedua belah pihak yang bertikai.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Pasuruan, Mokhamad Faqih mengungkapkan, dugaan indisipliner MJ masih didalami oleh tim disiplin Pemkot. Tim disiplin yang terdiri dari BKD, Ispektorat, OPD, Asisten dan Bagian Hukum ini sudah memeriksa MJ dan istrinya.

Keduanya pun sudah dimintai keterangan terkait laporan tersebut. Keterangan ini dibutuhkan untuk memastikan pihak yang bersalah dan proses indisipliner yang bakal dilakukan Pemkot jika MJ terbukti benar-benar bersalah.

“Kami sudah meminta keterangan dari kedua belah pihak, baik MJ maupun istrinya. Saat ini, keterangan yang kami dapatkan itu masih kami dalami,” ungkapnya.

Tim disiplin Pemkot juga sudah mengupayakan agar penyelesaian bisa dilakukan secara mediasi. Namun, jika sang istri yang diketahui bernama ML, tetap bersikukuh dengan pendiriannya, maka prosesnya tetap berlanjut sesuai dengan mekanisme peraturan dan tata tertib (tatib) ASN yang berlaku.

“Kami masih berupaya agar permasalahan ini bisa diselesaikan dengan mediasi. Namun, jika memang tidak bisa, tentu diproses sesuai aturan,” jelas Faqih.

Seperti diketahui, MJ, 40, PNS di Satpol PP Kota Pasuruan dilaporkan oleh istrinya, ML, 36, warga Kelurahan Kandangsapi, Kecamatan Panggungrejo. Ia dinilai sudah keterlaluan karena MJ sudah dua bulan menghilang dan tidak menunaikan kewajibannya sebagai bapak dari tiga anak. (riz/fun)