alexametrics
27 C
Probolinggo
Thursday, 7 July 2022

Asyik Merekap, Warga Wonosari Gempol Digerebek Polisi

GEMPOL, Radar Bromo – Polsek Gempol menggerebek rumah Sugianto di Desa Wonosari, Kecamatan Gempol. Lelaki 47 tahun itu ditangkap karena menjadi pengecer judi toto gelap (togel). Sugianto yang sedang asyik merekap pasangan togel kaget.

Sore-sore, sekitar pukul 15.00, Rabu (25/5), Sugianto tengah asyik hitung-hitungan. Bukan belajar matematika. Dia sibuk menghitung uang yang dipasang pelanggannya untuk beli togel.

”Tersangka merekap nomor togel dari penombok,” kata Kanitreskrim Polsek Gempol Iptu Khoirul Anam. Barang bukti yang diamankan dari pelaku berupa satu buah HP, buku rekapan togel, pulpen hitam, serta uang tunai Rp 66 ribu.

CUMA RP 66 RIBU: Barang bukti rekapan togel dari tersangka Sugianto. (Foto: Istimewa)

Sugianto ditangkap atas dasar laporan masyarakat. Mereka resah karena melihat para pemasang togel di kampung Desa Wonosari. Warga beli ke Sugianto sebagai pengecer.

”Pengakuannya ke petugas, ternyata selama ini hanya jadi pengecer. Sudah sekitar tiga bulan terakhir,” tegas Khoirul Anam. (zal/far)

GEMPOL, Radar Bromo – Polsek Gempol menggerebek rumah Sugianto di Desa Wonosari, Kecamatan Gempol. Lelaki 47 tahun itu ditangkap karena menjadi pengecer judi toto gelap (togel). Sugianto yang sedang asyik merekap pasangan togel kaget.

Sore-sore, sekitar pukul 15.00, Rabu (25/5), Sugianto tengah asyik hitung-hitungan. Bukan belajar matematika. Dia sibuk menghitung uang yang dipasang pelanggannya untuk beli togel.

”Tersangka merekap nomor togel dari penombok,” kata Kanitreskrim Polsek Gempol Iptu Khoirul Anam. Barang bukti yang diamankan dari pelaku berupa satu buah HP, buku rekapan togel, pulpen hitam, serta uang tunai Rp 66 ribu.

CUMA RP 66 RIBU: Barang bukti rekapan togel dari tersangka Sugianto. (Foto: Istimewa)

Sugianto ditangkap atas dasar laporan masyarakat. Mereka resah karena melihat para pemasang togel di kampung Desa Wonosari. Warga beli ke Sugianto sebagai pengecer.

”Pengakuannya ke petugas, ternyata selama ini hanya jadi pengecer. Sudah sekitar tiga bulan terakhir,” tegas Khoirul Anam. (zal/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/