alexametrics
25.2 C
Probolinggo
Sunday, 26 June 2022

Polisi Periksa Biduan yang Dilaporkan Cabuli Remaja Pria-Cek Lokasi

MAYANGAN, Radar Bromo – Kasus dugaan pencabulan dengan terlapor seorang biduan perempuan berinisial DAP, 28, terus diusut. Penyidik Polres Probolinggo Kota telah memeriksa terlapor. Bahkan, juga mendatangi rumahnya untuk melihat langsung lokasi kejadian.

Senin (26/4), penyidik juga kembali memanggil pelapor. Tujuannya, memperdalam hasil penyelidikannya dan menyesuaikan dengan keterangan terlapor. Namun, sampai kemarin, baik pelapor maupun terlapor masih sama-sama berstatus sebagai saksi.

Ada Ritual Gigit Tangan sebelum Biduan Dangdut Cabuli Remaja Lelaki

Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Heri Sugiono mengatakan, penyidik sudah memeriksa pelapor dan terlapor. Penyidik juga telah mendatangi lokasi tejadian dugaan pencabulan di rumah DAP.

“Terlapor dan pelapor sudah diperiksa. Statusnya masih saksi. Semua kemungkinan bisa saja terjadi. Tidak selamanya pelapor itu benar dan terlapor salah. Begitu juga sebaliknya,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Probolinggo Kota Ipda Kumoro. Menurutnya, pelapor sudah menjalani pemeriksaan, Rabu (21/4).  Jumat (23/4), pihaknya memanggil terlapor. Namun, terlapor tidak hadir dengan alasan ada kepentingan. Ia baru datang keesokan harinya, Sabtu (24/4). “Jadi, terlapor dimintai keterangan Sabtu itu,” ujarnya.

Ini Pengakuan Pelajar Lelaki yang Lapor Dicabuli Biduan Dangdut  

Usai meminta keterangan dari terlapor, kata Kumoro, penyidik mengecek tempat kejadian perkara (TKP). Yakni, di Kecamatan Kademangan dan Kecamatan Kanigaran. “Penyidik juga sudah mendatangi lokasi kejadian untuk melihat dan mengetahui secara langsung,” katanya, Senin (26/4).

Kemarin (26/4), pelapor diminta datang ke Polres Probolinggo Kota untuk memberikan keterangan kembali. Tujuannya, untuk mencocokan dengan keterangan yang disampaikan terlapor.

Karena pelapor masih di bawah umur, Kumoro mengaku juga menggandeng Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak (KPPA). Serta, akan mendatangkan psikolog untuk mendampingi korban.

Pelajar Lelaki Lapor Polisi Dicabuli Biduan Dangdut Probolinggo

Diberitakan sebelumnya, Rabu (14/4), seorang pelajar laki-laki bernisial FU, 16, mendatangi Mapolres Probolinggo Kota. Didampingi ayahnya, SA, 57, pelajar asal Kecamatan Kademangan itu mengaku telah dicabuli DAP. FU mengaku berpesta minuman keras (miras), sebelum akhirnya melakukan hubungan intim dengan janda beranak satu itu.

Hubungan intim terlarang itu dilakukan tiga kali. Di indekos terlapor di Kecamatan Kademangan. Serta, di rumah kerabat terlapor di Kecamatan Kanigaran. Kini, kasusnya didalami penyidik PPA Polres Probolinggo Kota. (rpd/rud)

MAYANGAN, Radar Bromo – Kasus dugaan pencabulan dengan terlapor seorang biduan perempuan berinisial DAP, 28, terus diusut. Penyidik Polres Probolinggo Kota telah memeriksa terlapor. Bahkan, juga mendatangi rumahnya untuk melihat langsung lokasi kejadian.

Senin (26/4), penyidik juga kembali memanggil pelapor. Tujuannya, memperdalam hasil penyelidikannya dan menyesuaikan dengan keterangan terlapor. Namun, sampai kemarin, baik pelapor maupun terlapor masih sama-sama berstatus sebagai saksi.

Ada Ritual Gigit Tangan sebelum Biduan Dangdut Cabuli Remaja Lelaki

Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Heri Sugiono mengatakan, penyidik sudah memeriksa pelapor dan terlapor. Penyidik juga telah mendatangi lokasi tejadian dugaan pencabulan di rumah DAP.

“Terlapor dan pelapor sudah diperiksa. Statusnya masih saksi. Semua kemungkinan bisa saja terjadi. Tidak selamanya pelapor itu benar dan terlapor salah. Begitu juga sebaliknya,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Probolinggo Kota Ipda Kumoro. Menurutnya, pelapor sudah menjalani pemeriksaan, Rabu (21/4).  Jumat (23/4), pihaknya memanggil terlapor. Namun, terlapor tidak hadir dengan alasan ada kepentingan. Ia baru datang keesokan harinya, Sabtu (24/4). “Jadi, terlapor dimintai keterangan Sabtu itu,” ujarnya.

Ini Pengakuan Pelajar Lelaki yang Lapor Dicabuli Biduan Dangdut  

Usai meminta keterangan dari terlapor, kata Kumoro, penyidik mengecek tempat kejadian perkara (TKP). Yakni, di Kecamatan Kademangan dan Kecamatan Kanigaran. “Penyidik juga sudah mendatangi lokasi kejadian untuk melihat dan mengetahui secara langsung,” katanya, Senin (26/4).

Kemarin (26/4), pelapor diminta datang ke Polres Probolinggo Kota untuk memberikan keterangan kembali. Tujuannya, untuk mencocokan dengan keterangan yang disampaikan terlapor.

Karena pelapor masih di bawah umur, Kumoro mengaku juga menggandeng Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak (KPPA). Serta, akan mendatangkan psikolog untuk mendampingi korban.

Pelajar Lelaki Lapor Polisi Dicabuli Biduan Dangdut Probolinggo

Diberitakan sebelumnya, Rabu (14/4), seorang pelajar laki-laki bernisial FU, 16, mendatangi Mapolres Probolinggo Kota. Didampingi ayahnya, SA, 57, pelajar asal Kecamatan Kademangan itu mengaku telah dicabuli DAP. FU mengaku berpesta minuman keras (miras), sebelum akhirnya melakukan hubungan intim dengan janda beranak satu itu.

Hubungan intim terlarang itu dilakukan tiga kali. Di indekos terlapor di Kecamatan Kademangan. Serta, di rumah kerabat terlapor di Kecamatan Kanigaran. Kini, kasusnya didalami penyidik PPA Polres Probolinggo Kota. (rpd/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/