Duh, Adik-Kakak asal Tawangrejo Pandaan Ini Kompak Edarkan SS

BANGIL, Radar Bromo–Kekompakan kakak-adik asal Kanyuran, Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan, ini benar-benar tak patut ditiru. Betapa tidak, mereka kompak dalam mengonsumsi dan juga mengedarkan narkoba.

Alhasil, kini keduanya harus meringkuk di balik jeruji besi. Mereka ditangkap Selasa malam (23/3), sesaat setelah menjalankan transaksi di tepi jalan.

Kakak adik yang ditangkap itu, adalah Rahmat Cahyono, 24 dan Sam Fajar Ismail, 21. Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan mengungkapkan, tersangka ditangkap sekitar pukul 23.00. Petugas Satresnarkoba Polres Pasuruan berhasil menangkap keduanya, ketika kedua pemuda itu baru saja menjalankan transaksi terlarang.

“Mereka bukan hanya pengguna. Tetapi, juga menjadi pengedar sabu-sabu. Anggota berhasil menangkap, sesaat setelah keduanya menjalankan transaksi jual beli sabu-sabu di tepi jalan Tawangrejo, Kecamatan Pandaan,” jelas Rofiq.

Saat ditangkap, sejumlah barang bukti berhasil ditemukan. Selain satu kantong plastik berisi 0,74 gram sabu-sabu, petugas juga mengamankan dua buah handphone. Atas temuan itulah, keduanya digiring ke Mapolres Pasuruan untuk pemeriksaan.

Dalam pemeriksaan polisi, diketahui kalau Sam Fajar Ismail merupakan seorang residivis. Ia pernah meringkuk di penjara gara-gara kasus yang sama. “Dia mengajak kakaknya untuk terlibat kasus narkoba. Padahal, dia (Sam Fajar, Red) pernah dipenjara dua tahun lamanya,” sambungnya.

Sementara itu, Sam Fajar mengaku, kalau terpaksa kembali menggeluti dunia hitam sebagai pengguna maupun pengedar SS. Pasalnya, ia tidak bisa lepas dari rasa ketagihan.

Apalagi, ia membutuhkan uang untuk kebutuhan sehari-hari. “Saya dipenjara tahun 2014 lalu,” kata lelaki yang tak memiliki pekerjaan tetap ini.

Karena ulah tersebut, kedua tersangka disangkakan melanggar pasal 114 jo pasal 112 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mereka diancam hukuman paling singkat 4 tahun penjara dan paling lama 20 tahun penjara. (one/mie)